• KANAL BERITA

AgroNews-TV Perkuat Siaran Off Air dengan Kegiatan Seminar

Salah satu seminar reptil dengan praktik langsung menangani pasien hewan piaraan. (Foto suaramerdeka.com/dok)
Salah satu seminar reptil dengan praktik langsung menangani pasien hewan piaraan. (Foto suaramerdeka.com/dok)

UNGARAN, suaramerdeka.com - AgroNews-TV, penyedia konten berita dan informasi bagi para pelaku pertanian, saat ini masih setia mengunjungi masyarakat melalui channel YouTube. Bahkan AgroNews-TV yang produksi Dreamlight World Media, Ungaran itu terus memperkuat kegiatan off air berupa seminar-seminar sebagai upaya edukasi pemirsanya.

Berbagai seminar tidak saja ditujukan untuk para peternak dan pelaku pertanian, tapi juga untuk para komunitas yang masih ada hubungannya dengan dunia kehewanan, seperti pehobi reptil. Seminar berlangsung setiap bulan bekerjasama dengan PT Eka Farma, pelopor makanan dan obat hewan di Indonesia.

"Seminar itu menghadirkan para pakar dan ahli peternakan dari beberapa perguruan tinggi, seperti UGM, Universitas Airlanggsa, IPB dan Undip. Pernah menjadi narasumber misalnya drh Muklas Yasi Alamsyah, Daud Samsudewa PhD, dr Yuriadi MP, Dr drh Slamet Raharjo MP, dan beberapa pakar lainnya," kata Daniel Jefferson Siahaan, Direktur AgroNews-TV, ditemui di kantornya Dreamlight World Media, Ungaran, Rabu (22/5).

Kegiatan seminar, menurut Daniel, dimaksudkan untuk mengimbangi siaran AgroNews-TV dan menjadi ajang pertemuan para pelaku pertanian. Para pelaku di sektor agrobisnis kini tidak lagi khawatir, karena mereka sudah bisa mendapatkan berita-berita soal pertanian, peternakan, nelayan, sektor ketahanan pangan bahkan kehutanan dengan mengunduhnya di channel AgroNewsTV Indonesia, "Singkatnya petani atau peternak kini tak ketinggalan berita," kata dia.

Video-video yang ditampilkan di AgroNews-TV yang produksi Dreamlight World Media, Ungaran itu menampilkan beragam masalah misalnya, kreativitas bonsai, budidaya ikan koi, budidaya jahe merah, pakan ternak alternatif, budidaya cacing tanah, manisnya madu lokal, budidaya bunga krisan, dan masih banyak lagi ragam informasi yang lain.

Keseluruhan produksi AgroNewsTV Indonesia dikerjakan oleh para alumni SMK Visi Media Indonesia (VMI), atau Dreamlight Creative Academy.
 



 


(Red/CN19/SM Network)