• KANAL BERITA

Semesta Hijau Dompet Dhuafa Salurkan Makanan untuk Warga Kurang Mampu

Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pada bulan Ramadan sering kali terdapat makanan berlebih dan akhirnya terbuang sia-sia. Melihat masalah tersebut Semesta Hijau Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam mengonsumsi makanan ketika berbuka maupun sahur dengan melakukan kegiatan“Rantang-Renteng”. Lokasi kegiatan berada di daerah dengan mayoritas penduduk kurang mampu sekitaran Jakarta dan Tangerang Selatan pada 19 dan 25 Mei 2019.

“Rantang-renteng merupakan bagian dari upaya kecil pemenuhan kebutuhan makanan untuk warga yang kurang mampu serta upaya untuk mengatasi persoalan sampah dari hulu, khususnya sampah makanan. Aksi nyata yang kami lakukan ini semoga dapat bermanfaat untuk orang yang tidak mampu membeli makanan untuk berbuka atau sahur,” ucap Ahmad Sodik, Penanggungjawab Kegiatan.

Tujuan diadakannya kegiatan ini untuk mendistribusikan makanan layak kepada masyarakat kurang mampu disekitaran Jakarta agar bermanfaat untuk orang banyak. Sistem kegiatan Rantang-Renteng ini dimana tim Semesta Hijau bersama para relawan mengumpulkan makanan berlebih dari sejumlah donatur rumah makan maupun perorangan lalu makanan-makanan tersebut kemudian dikemas menggunakan rantang untuk meminimalisasi penggunaan kemasan sekali pakai.

Selanjutnya tim dan para relawan mendistribusikan kepada pemulung dan warga yang membutuhkan di daerah Cipondoh- Tangerang dan Pamulang-Tangerang Selatan. Semesta Hijau Dompet Dhuafa tidak langsung sembarangan mengambil makanan berlebih dari sejumlah tempat, namun akan dipilih terlebih dahulu sesuai dengan peraturan Departemen Kesehatan Tahun 2006 agar dapat bermanfaat untuk penerima Rantang.

Peraturan tersebut antara lain: berada dalam derajat kematangan yang dikehendaki, bebas dari pencemaran di setiap tahap produksi dan penanganan selanjutnya, bebas dari perubahan fisik, kimia yang tidak dikehendaki, sebagai akibat dari pengaruh enzim, aktivitas mikroba, hewan pengerat, serangga, dan kerusakan-kerusakan karena tekanan, pemasakan, dan pengeringan, terakhir bebas dari mikroorganisme dan parasit yang menimbulkan penyakit.

Dengan kegiatan ini diharapkan sampah-sampah makanan yang sering menumpuk saat bulan ramadan dapat diminimalisasi.


(Andika Primasiwi/CN26/SM Network)