• KANAL BERITA

PKL Pasar Linggapura Juga Minta Kompensasi

LALIN PASAR LINGGAPURA: Kendaraan melewati ruas Pejagan-Banyumas depan Pasar Linggapura, Kecamatan Tonjong, Brebes. (suaramerdeka.com/Teguh Inpras)
LALIN PASAR LINGGAPURA: Kendaraan melewati ruas Pejagan-Banyumas depan Pasar Linggapura, Kecamatan Tonjong, Brebes. (suaramerdeka.com/Teguh Inpras)

BUMIAYU, suaramerdeka.com - Pedagang kaki lima di depan Pasar Linggapura, Kecamatan Tonjong, Brebes, mengaku bersedia ditertibkan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2019, namun mereka meminta kompensasi.

‘’Kami bersedia tidak berjualan, tapi kami berharap ada ganti rugi seperti yang diterima para kusir dokar," kata Darto, salah seorang pedagang kaki lima usai mengikuti rapat penertiban pedagang kaki lima Pasar Linggapura di ruang camat Tonjong, Selasa (21/2).

Dia mengungkapkan, berjualan merupakan satu-satunya usaha untuk menghidupi keluarga. Kompensasi yang diminta itu untuk menggantikan pendapatannya selama tidak berjualan mulai H-7 sampai H+7 lebaran.

"Kusir dokar menerima kompensasi karena dilarang beroperasi selama arus mudik dan balik. Kami berharap mendapat perlakuan sama," ujar pedagang mie ayam itu. 

Pasar Linggapura berada di pinggir jalur mudik Pejagan-Banyumas, di Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong. Pasar desa ini diperkirakan menjadi titik rawan macet saat arus mudik Lebaran.

Sementara Kasi Tramtib Kecamatan Tonjong Sugiarto menegaskan pedagang kaki lima tidak dilarang berjualan, hanya ditertibkan untuk diarahkan masuk ke dalam pasar agar tidak mengganggu lalu lintas.

"Kami serahkan penertibannya kepada pengelola pasar dan desa setempat. Kami akan mendukung sepenuhnya," katanya. Adapun untuk parkir Bus Akdp, Akap dan angkudes akan dipusatkan di Lapangan OB Tonjong.

Angkudes dari arah Bumijawa juga dilarang masuk ke jalur utama. Terkait angkutan dokar, Sugiarto mengakui ada kompensasi dari pemerintah karena mereka dilarang beroperasi selama arus mudik dan balik Lebaran."Untuk tahun ini kita belum tahu apakah ada (kompensasi) atau tidak," ujarnya.

Sementara Pj Kades Linggapura Pahrudin belum berkomentar terkait permintaan kompensasi PKL."Segera dalam waktu dekat ini kita kumpulkan para pedagang dan pengelola pasar," ujarnya.


(Teguh Inpras Tribowo/CN39/SM Network)