• KANAL BERITA

1.500 Prodi/PT Tak Bisa Ikut Akreditasi Tahun Ini

KEGIATAN KEMAHASISWAAN : Kegiatan KKL di Bali mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Boyolali. (suaramerdeka.com / dok)
KEGIATAN KEMAHASISWAAN : Kegiatan KKL di Bali mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Boyolali. (suaramerdeka.com / dok)

BOYOLALI, suaramerdeka.com - Bagi program studi (Prodi) maupun perguruan tinggi (PT) yang mengajukan akreditasi ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi
(BAN-PT) harus bersabar. Pasalnya, antrean yang mengajukan akteditasi cukup banyak. Yakni sekitar 6.500 borang atau portofolio akreditasi perguruan tinggi/ akreditasi program studi (APT/APS) hingga akhir Maret tahun ini.

Dari lembaga yang sudah mengajukan, yang diutamakan untuk diproses adalah APT/APS yang akan habis masa berlakunya pada tahun ini. Padahal budget yang tersedia di BAN-PT tahun 2019 sangat terbatas, yakni sekitar 5.000 Borang. Jadi, ada sekitar 1.500 portofolio yang harus tertunda akreditasinya hingga tahun depan.

"Itu tadi yang dijelaskan asesor dalam sosialisasi. Jadi, kami yang juga mengajukan reakreditasi, yakni Fakultas Hukum, ya harus bersabar sambil terus menunggu proses," kata Kepala Audit Mutu Internal Universitas Boyolali (UBY) Dwi Suci Lestariana, sepulang dari sosialisasi instrumen akreditasi program studi 4.0 di Salatiga, Selasa (21/5).

Ada dua asesor yang dihadirkan sebagai pembicara dalam sosialisasi yang digelar Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Kemenristekdikti itu. Yakni, Prof Dr Zainal Hasibuan yang menyampaikan materi tentang Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Dr Swasono Raharjo yang menyampaikan materi tentang penyusunan laporan kinerja program studi (LKPS).

"Perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta mempunyai nilai sama. Hal yang membedakan hanyalah sumber pengelolaan. Program studi PTS dengan akreditasi A sama nilainya dengan Program studi PTN dengan akreditasi A," kata Kepala LLDikti Wilayah VI Kemenristekdikti Prof Dr DYP Sugiharto dalam sambutannya ketika membuka sosialisasi tersebut.


(Langgeng Widodo/CN26/SM Network)