• KANAL BERITA

BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto Distibusikan 600 Paket Sembako

Pasar Murah Ramadan

MENUKARKAN KUPON: Warga menukarkan kupon dengan paket sembako pada Pasar Murah Ramadan yang digelar BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto, Selasa (21/5). (suaramerdeka.com/Puji Purwanto)
MENUKARKAN KUPON: Warga menukarkan kupon dengan paket sembako pada Pasar Murah Ramadan yang digelar BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto, Selasa (21/5). (suaramerdeka.com/Puji Purwanto)

PURWOKERTO, suaramerdeka.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Purwokerto menyalurkan 600 paket sembako pada kegiatan Pasar Murah Ramadan yang digelar di halaman kantor, Selasa (21/5).

Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto, Achmad Ath Thobarry, kegiatan ini dilakukan secara serentak di masing-masing kantor cabang di seluruh wilayah Indonesia.

"Untuk cabang Purwokerto mendapat jatah 600 paket sembako. Sasarannya, penerima PKH, Linmas dan masyarakat sekitar," katanya. 

Paket sembako berisi beras 5 kilogram, minyak kemasan 4 liter, gula pasir 2 kilogram, teh dan kopi. Harga normal Rp 150.000 per paket, namun dijual separuhnya atau Rp 75.000 per paket.

"Harapannya pasar murah ini dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dalam menyambut bulan Ramadan," katanya. 

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Agus Widiyanto menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan BPJS Ketenagakerjaan dengan peserta. Lebih dari itu kegiatan pasar murah yang dilaksanakan sebagai bentuk komitmen untuk melindungi dan mensejahterakan seluruh pekerja dan keluarga.

Dia berharap melalui kegiatan ini dapat semakin meningkatkan hubungan yang harmonis antara peserta dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Pada kesempatan itu, BPJS Ketenagakerjaan mengisi sosialisasi mengenai program jaminan sosial ketenagakerjaan. Sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman sehingga mereka yang belum menjadi peserta dapat mendaftarkan diri.

"Melalui sosialisasi masyarakat diharapkan semakin sadar pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan," kata Achmad Ath Thobarry. 

Apalagi, sambung dia, jaminan sosial ketenagakerjaan untuk melindungi masyarakat dari berbagai resiko yang muncul, khususnya pada saat menjalankan tugas kerja. "Kami mengedukasi masyarakat tentang manfaat, tata cara pendaftaran, pembayaran iuran, hingga pengajuan klaim," katanya.


(Puji Purwanto/CN39/SM Network)