• KANAL BERITA

Alun-alun Limpung Akan Dipercantik untuk Dukung Visit Batang 2022

Wakil Bupati Batang Suyono (kedua dari kanan) saat mengadakan peninjauan alun-alun kota Limpung. (suaramerdeka.com/Kasirin Umar)
Wakil Bupati Batang Suyono (kedua dari kanan) saat mengadakan peninjauan alun-alun kota Limpung. (suaramerdeka.com/Kasirin Umar)

BATANG, suaramerdeka.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang gencar melakukan renovasi tempat-tempat strategis untuk mempercantik tampilan kota, sekaligus guna menyukseskan Visit Batang 2022 dengan tagline, "Heaven Of Asia".

Setelah tahun lalu merenovasi kawasan jalan Achmad Yani, kini secara bertahap mulai merambah jalan Dr Sutomo yang menurut rencana akan dijadikan “Malioboronya” Batang. Juga alun-alun kota Limpung akan mejadi menjadi pusat perbelanjaan bagi warga Batang timur.

Untuk keperluan tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Batang, Suyono, didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Eko Widianto, Camat Limpung, dan Staf Ahli Bupati, meninjau lokasi alun-alun kota Limpung, Selasa (21/5).

Wakil Bupati Suyono mengatakan, renovasi alun-alun Limpung merupakan langkah pelayanan Pemerintah Daerah dalam memberikan keindahan, kenyamanan dan ruang terbuka hijau bagi masyarakat.

Tak hanya itu, kata Suyono, renovasi juga bertujuan untuk mendukung tahun kunjungan wisata pada 2022 dengan Tagline "Heaven of Asia".

“Kita sudah siapkan anggaran Rp.370 millyar dan tahun 2020, anggaran akan ditambah sebesar Rp.200 juta, untuk merenovasi alun-alun Limpung. Harapannya, Limpung semakin ramai dari sekarang, dan juga akan tumbuh perekonomian baru di sekitar wilayah Limpung,” tuturnya.

Dikatakan lebih lanjut, setalah alun-alun kota Limpung selesai direnovasi dan dipercantik, pedagang kaki lima tidak diperbolehkan untuk berjualan di dalam alun-alun, karena tidak sesuai dengan peruntukannya.

“Pedagang akan direlokasi di sekitar lapangan Limpung yang mempunyai tempat lebih luas dan strategis.” sebut Suyono.

Lapangan Limpung, tambah Wabup, akan dibangun beberapa fasilitas umum untuk menunjang keramaian. Seperti pembuatan jalan untuk wahana permainan anak.

Tak hanya terfokus pada renovasi alun-alun, masih kata Suyono, Pemerintah Daerah juga akan membangun trotoar sepanjang kurang lebih 500 meter, mulai dari alun-alun hingga depan Kantor Pos Limpung.

“Trotoar ini diperuntukan untuk pengguna jalan, seperti anak-anak sekolah maupun masyarakat, bukan untuk tempat berjualan,” pungkas Suyono.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Eko Widianto menjelaskan, untuk renovasi alun-alun Limpung sudah masuk dalam tahapan lelang. Sedangkan pengerjaannya direncanakan mulai pada bulan Juli 2019.

“Proses pengerjaannya diperkirakan memakan waktu hingga 90 hari. Di harapkan September mendatang pengerjaannya sudah selesai" ucapnya.

Sedangkan untuk konsepnya, menurut Eko, sudah disiapkan beberapa fasilitas umum. Seperti taman, joging treck, dan fasilitas disabilitas, drainase mengelilingi alun alun dan sudah diperhitungkan agar air hujan bisa tertampung. Untuk lahan parkir, terang Eko, rencana akan ditempatkan di depan Masjid Limpung.

“Pemkab Batang berharap agar setelah jadi nanti, warga Limpung mau pun pendatang bisa menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sehingga kebersihan alun-alun kota Limpung, tetap terjaga,” ungkapnya.


(Kasirin Umar/CN40/SM Network)