• KANAL BERITA

Warga Ngadirejo Kembangkan Pupuk Organik Cair

Petugas dengan memasukan sampah organik berisis sayuran dan buah buahkan ke dalam alat untuk dijadikan pupuk organik cair. (suaramerdeka.com/Ari Welianto)
Petugas dengan memasukan sampah organik berisis sayuran dan buah buahkan ke dalam alat untuk dijadikan pupuk organik cair. (suaramerdeka.com/Ari Welianto)

SUKOHARJO, suaramerdeka.com - Warga Kampung Kopen, Keluarahan Ngadirejo, Kecamatan Kartasura mengembangkan pupuk organik cair dari sampah sayuran dan buah buahan. Pada tahap uji coba ini dalam satu hari mampu menghasilkan 300 liter pupuk organik cair untuk satu tong sampah.

"Kita coba mengembangkan pupuk organik cair dan ini sudah berjalan beberapa hari. Ini penanganan sampah organik di salah satu toko modern," ujar Ketua Kampung Wisata Edukasi Kopen (Kwek) Ngadirejo, Suryono Arif Wijaya, Selasa (21/5).

Pada uji coba ini ada satu kuintal sampah yang diolah, itu bisa jadi berapa liter pupuk organik cair. Nantinya pupuk tersebut akan dicoba untuk penggunaan di tanaman baik itu polybag maupun hidroponik. Sampah itu berupa sayuran dan buah-buahan yang sudah tidak layak jual lagi.

"Dalam pengembangan ini kita menggandeng LSM penggiat lingkungan Gita Pertiwi. Ini memang belum kita cobakan ke tananam, baru kita persiapan ke arah sana dan secepatnya kalau bisa," katanya.

Untuk alat pengolahan sampah cukup sederhana dan membuat sendiri dengan memasukkan dalam tong komposter tanpa bioaktivator. Nanti akan menggandeng akademisi untuk meneliti pupuk organik cair ini dan penggunaan ke tanaman seperti apa.

"Untuk alat kita buat sendiri dan sederhana. Sementara baru satu alat dan ke depan akan coba membuat lagi, bertahap memang kita dan semoga saja berhasil," papar dia.

Menurutnya, pupuk organik cair ini untuk melengkapi pupuk lain. Diharapkan ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat untuk  menyuburkan tanaman. Jika ini berhasil akan coba memproduksi lebih banyak lagi dan dijual.

Staf di Program Kota Cerdas LSM Gita Pertiwi, Grastiananisa mengatakan, untuk kali pertama mencoba membuat pupuk organik cair untuk tanaman sayuran. Sebenarnya sudah pernah membuat tapi untuk penggunaan di persawahan binaan LSM Gita Pertiwi di daerah Klaten.

‘’Bahan-bahannya sama dan hasilnya cukup efektif. Hasil pupuknya nanti akan coba kita lab untuk mengetahui seperti apa,’’ pungkasnya.


(Ari Welianto/CN40/SM Network)