• KANAL BERITA

Lelang Pekerjaan di Rembang Mulai Berjalan

Proses lelang di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Setda) Rembang sudha mulai berjalan dan sudah ada satu paket pekerjaan yang din laman LPSE.(suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Proses lelang di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Setda) Rembang sudha mulai berjalan dan sudah ada satu paket pekerjaan yang din laman LPSE.(suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka.com – Proses lelang pekerjaan APBD di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Setda) Rembang mulai berjalan. Satu paket sudah tayang di laman Layanan Pengadaan secara Elektronik (LPSE) Rembang.

Satu paket yang sudah tayang tersebut merupakan pekerjaan sarana prasarana di bidang Keluarga Berencana milik Dinsos PPKB. Paket pekerjaan Dana Alokasi Khusus (DAK) itu pagunya sebesar Rp 300 juta.

Kepala Bagian Admisnitrasi Pembangunan Setda Rembang, Agus Iwan Haswanto menyatakan, sebelumk lebaran ditarget sudah ada 25 persen dari 60 paket lelang yang tayang di laman LPSE.

Saat ini petugas masih terus memproses dokumen perencanaan yang sudah dilimpahkan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.

“Saat ini sudah ada 1 paket  yang sudah tayang. Segera menyusul 10 paket lainnya. Paket-paket tersebut sudah dikaji ulang oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) dan Pokja terkait,”terang Iwan.

Iwan menjelaskan, paket pekerjaan yang masuk kategori DAK akan mendapatkan prioritas. Pasalnya, secara regulasi pekerjaan DAK harus sudah terlelang paling lambat 21 Juli 2019. Jika gagal, maka Pemkab harus menganggarkan melalui anggaran daerah.

“Soal terbatasnya waktu, kami sudah jelaskan kepada masing OPD paket pekerjaan DAK. Paket DAK ada yang di Dintanpan, DPUTARU, Dinperindagkop, DPKP dan Dinsos PPKB,”ujarnya.

Menurut Iwan, tahun ini ada 17 paket pekerjaan DAK yang harus terserap di Rembang. Total nilai dari belasan paket DAK tersebut mencapai Rp 27.074.458.000. paket-paket ini yang menjadi prioritas agar seluruh DAK bisa terserap.

Sementara itu, Iwan juga menginformasikan jika ada perubahan nama bagian dari Bagian Administrasi Pembangunan menjadi Bagian Pengadaan Barang dan Jasa. Perubahan tersebut menambah fungsi bagian yang saat ini dipimpin oleh Iwan.


(Ilyas al-Musthofa/CN42/SM Network)

Loading...
Komentar