• KANAL BERITA

Alat Pemadam Kebakaran RSI Yarsis Masih Berfungsi

Petugas Damkar Satpol PP Sukoharjo di dampingi karyawan RSI Yarsis Sukoharjo tengah mengecek instalasi sarana proteksi kebakaran. (suaramerdeka.com/Ari Welianto)
Petugas Damkar Satpol PP Sukoharjo di dampingi karyawan RSI Yarsis Sukoharjo tengah mengecek instalasi sarana proteksi kebakaran. (suaramerdeka.com/Ari Welianto)

SUKOHARJO, suaramerdeka.com – Lantaran lama tidak beroperasi, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo, mengecek keberadaan alat pemadam di Rumah Sakit Islam (RSI) Yarsis Sukoharjo.

Pengecekan untuk memastikan alat masih berfungsi sebagai upaya untuk mengantisipasi kebakaran gedung itu. ‘’Kita mengecek instalasi proteksi kebakaran di RSI Yarsis. Kan sudah cukup lama tidak beroperasi,’’ kata Kepala Bidang (Kabid) Damkar Satpol PP Sukoharjo, Margono, Kamis (16/5).

Dikatakan, secara keseluruhan alat masih berfungsi dengan baik hidran mau pun Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, petugas minta manajeman RSI Yarsis mengganti banyak yang bocor, box hidran tidak ada dan APAR perlu di isi ulang.

‘’Masih berfungsi baik tapi perlu ada perawatan dan diganti. Pastinya akan berpengaruh dengan waktu cukup lama tidak dicek, kita sarankan juga hidran dinyalakan setiap hari guna memperlancar air,’’ katanya.

Selain itu, perlu penambahan genset untuk operasional pompa instalasi proteksi kebakaran. Berikut mengecek kabel-kabel yang tidak beraturan yang bisa memicu kebakaran.

Ke depan perlu pembentukan Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG). Kemudian simulasi bagi karyawan dan manajemen, sehingga saat terjadi kebakaran ada penanganan cepat. ‘’Pengecekan ini permintaan dari rumah sakit, langsung kita tindak lanjuti,’’ katanya.

Sementara itu Staf Bagian Umum RSI Yarsis, Vera mengaku puas dengan hasil pengecekan sarana proteksi kebakaran meliputi APAR, Hidran dan sprinkler. ‘’Masukan dari petugas akan kita dipenuhi agar sesuai dengan standar,’’ pungkasnya.


(Ari Welianto/CN40/SM Network)