• KANAL BERITA

Diversifikasi Teh Perkuat Pasar Ekspor

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Pekalongan, Zaenul Hakim, menyampaikan sambutan pada acara Klinik Produk Ekspor: Peluang Ekspor Produk Teh ke Mancanegara  di Hotel Horison, Rabu (16/5). (suaramerdeka.com/Isnawati)
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Pekalongan, Zaenul Hakim, menyampaikan sambutan pada acara Klinik Produk Ekspor: Peluang Ekspor Produk Teh ke Mancanegara di Hotel Horison, Rabu (16/5). (suaramerdeka.com/Isnawati)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Pasar teh Indonesia memiliki potensi untuk terus dikembangkan lantaran memiliki teh berkualitas baik . Namun untuk memperkuat industri teh di pasar global, industri teh perlu terus didorong melakukan diversifikasi produk.

Oleh karenanya, saat event Klinik Produk Ekspor: Peluang Ekspor Produk Teh ke Mancanegara di Hotel Horison, Rabu (15/5), Kementerian Perdagangan mendorong diversifikasi produk teh agar lebih berdaya saing dan dapat memperkuat pasar ekspor komoditas teh.

Acara diselenggarakan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan bersama Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop dan UKM) Kota Pekalongan .

Kasubdit Agro Direktorat Pengembangan Produk Ekspor Kementerian Perdagangan, Mila K Bishry mengatakan, diversifikasi produk teh, selain untuk memperkuat industri teh di pasar global, juga membantu mengembalikan kejayaan teh di antara keberadaan produk-produk agro lainnya di pasar global.

Mila menyebutkan pada tahun 2016, Indonesia menduduki peringkat ke-14 negara eksportir teh dengan pangsa pasar 1,38 persen dari total ekspor teh dunia. Tahun 2016, nilai ekspor teh Indonesia tercatat 116,746 dolar AS.

Nilai ekspor teh meningkat 1,04 persen pada tahun 2017 dengan nilai 117,938 dolar AS. Data ini menunjukkan produk teh Indonesia masih tumbuh dengan meningkatnya pola konsumsi masyarakat dunia terutama para pecinta teh.

Sementara itu, Kepala Dindagkop dan UKM Kota Pekalongan, Zaenul Hakim menjelaskan, di Kota Pekalongan terdapat beberapa sentra produksi teh berkualitas terbaik. Salah satunya di kawasan Jalan Ahmad Yani. "Kami berharap para pelaku industri teh ini dapat meningkatkan nilai ekspor," terangnya.

Hakim mengatakan acara tersebut diharapankan dapat mengembangkan produk teh tidak hanya untuk dipasarkan di dalam negeri, tetapi pasar luar negeri. "Ini tentunya akan berdampak terhadap meningkatnya nilai ekspor dari Kota Pekalongan," pungkasnya.


(Isnawati/CN40/SM Network)