• KANAL BERITA

Masyarakat Dilarang Terbangkan Balon Udara

Anggota Polsek Bojong yang menjabat sebagai Bhabinkamtibmas Brigadir Bambang dan Bripka Fahroji memasang larangan menerbangkan balon udara. (suaramerdeka.com/Siti Masithoh)
Anggota Polsek Bojong yang menjabat sebagai Bhabinkamtibmas Brigadir Bambang dan Bripka Fahroji memasang larangan menerbangkan balon udara. (suaramerdeka.com/Siti Masithoh)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Polres Pekalongan melarang masyarakat menerbangkan balon udara untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan udara dan gangguan penerbangan. Tahun lalu, di wilayah Kabupaten Pekalongan terdeteksi beberapa balon udara membahayakan keselamatan penerbangan.

Kapolsek Bojong, AKP Suhadi mengatakan, di wilayah Kabupaten Pekalongan pernah terdeteksi ada beberapa balon udara yang bisa membahayakan keselamatan penerbangan. Dengan kejadian tersebut sosialisasi pelarangan penerbangan balon gencar dilakukan semua lapisan masyarakat.

‘’Keselamatan lalu lintas udara adalah tangangung jawab kita semua dan perlu partisipasi dari semua lapisan masyarakat agar keselamatan lalu lintas penerbangan udara bisa selalu dijaga karena akan banyak memakan korban kalau terjadi insiden kecelakaan,’’ katanya.

Sementara itu, pelarangan itu disosialisasikan di seluruh jajaran Polres Pekalongan melalui Bhabinkamtibmas dengan memasang spanduk tulisan di wilayah kerja atau desa binaan masing-masing. Seperti dilakukan anggota Polsek Bojong yang menjabat sebagai Bhabinkamtibmas Brigadir Bambang dan Bripka Fahroji.

Dia meminta peran kepala desa dan perangkat turut membantu menyosialisasikannya kepada masyarakat. ‘’Jika ada temuan perlu langsung diamankan balon udara hasil temuan itu agar tidak bisa diterbangkan demi keselamatan, kelancaran penerbangan Indonesia yang melintas di wilayah Pekalongan,’’ kata Bripka Fahroji.

Selain memberikan imbauan pelarangan penerbangnan balon, dia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan giat siskamling di masing-masing RT. Karena pada bulan Ramadan rawan pencurian dan perampokan.


(Siti Masithoh/CN40/SM Network)