• KANAL BERITA

Dinas Parwisata Kabupaten Semarang Siapkan Aplikasi Khusus Pengelolaan Usaha Pariwisata

Dukung Pengelolaan Usaha Pariwisata

Pengusaha hotel di wilayah Kecamatan Getasan mengikuti sosialisasi pemanfaatan Sistem Informasi Usaha Pariwisata (Si-Sari) Kabupaten Semarang di Hotel Garuda, Kopeng, belum lama ini.    (suaramerdeka.com/dok)
Pengusaha hotel di wilayah Kecamatan Getasan mengikuti sosialisasi pemanfaatan Sistem Informasi Usaha Pariwisata (Si-Sari) Kabupaten Semarang di Hotel Garuda, Kopeng, belum lama ini. (suaramerdeka.com/dok)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang telah menyiapkan aplikasi khusus untuk mendukung pengelolaan usaha pariwisata. Aplikasi tersebut, diberi nama Sistem Informasi Usaha Pariwisata (Si-Sari) Kabupaten Semarang.

Trobosan ini, menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih, melalui Kabid Industri Pariwisata, Yudinita Artsiani, diciptakan karena pihaknya melihat besarnya potensi pariwisata di Bumi Serasi yang sejauh ini masih dikelola secara manual. Hal itu belum didukung dengan jumlah staf personel yang memadai serta kurangnya pembaruan data informasi yang mestinya siap disajikan kapan saja.

“Dengan Si-Sari tentunya efisiensi staf di Dinas Pariwisata bisa terwujud, kemudian data dan informasi bisa tersaji di sistem sejalan dengan pembinaan dasar yang dilakukan berkelanjutan,” kata Yudinita Artsiani, Kamis (16/5).

Adapun tujuan jangka pendeknya, aplikasi ini diharapkan dapat menyajikan data dan informasi mengenai perkembangan usaha pariwisata di Kabupaten Semarang. Kemudian pelaporan statistik usaha pariwisata khususnya usaha akomodasi dapat dilaksanakan lebih cepat, tepat, dan akurat.

“Target capaian jangka panjangnya, melalui proyek perubahan ini adalah terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik di bidang pariwisata. Dengan demikian, sinergi dengan pelaku usaha pariwisata akan semakin meningkat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelum aplikasi ini resmi dijalankan pihaknya telah melakukan beberapa tahapan. Meliputi pembentukan tim kerja efektif, rapat koordinasi dengan tim kerja, rapat pemangku kepentingan terkait. Kemudian sudah mengidentifikasi informasi usaha pariwisata di Kabupaten Semarang, menyusun mekanisme informasi usaha pariwisata, pembuatan sistem informasi usaha pariwisata, serta pelatihan sistem informasi kepada tim efektif.

“Selanjutnya, dilanjutkan dengan sosialisasi serta pelatihan penggunaan sistem melibatkan pelaku usaha dan peluncuran Si-Sari Kabupaten Semarang. Yang jelas, aplikasi ini tetap akan kami monitoring dan evaluasi berkelanjutan,” terang dia


(Ranin Agung/CN42/SM Network)