• KANAL BERITA

Polres Tegal Kota Mulai Petakan Pengamanan Jalur Mudik

Bakal Dibangun 23 Posko di Pantura 

LOKASI POSKO : Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi, Wakapolres Kompol Davis Busin Siswara, Kasat Lantas AKP Ben Aras, saat mengecek lahan kosong untuk lokasi yang akan dibangun posko di dekat terminal bus. ( suaramerdeka.com/Riyono Toepra)
LOKASI POSKO : Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi, Wakapolres Kompol Davis Busin Siswara, Kasat Lantas AKP Ben Aras, saat mengecek lahan kosong untuk lokasi yang akan dibangun posko di dekat terminal bus. ( suaramerdeka.com/Riyono Toepra)

TEGAL, suaramerdeka.com - Jalur mudik lebaran di Kota Tegal meski hanya sepanjang lebih dari 12 Km, tetap menjadi perhatian jajaran Polres Tegal Kota. Bahkan mereka sudah mulai mempetakan pengamanan jalur mudik yang diperkirakan mulai dipadati pemudik pada H-7 mendatang.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi mengatakan, setelah melakukan pemetaan jalur mudik di wilayahnya, jajarannya akan menyiagakan personel sesuai kebutuhan, dan 23 Posko. Baik berfungsi sebagai Pos Pengamanan (Pos Pam) maupun sebagai Pos Pelayanan (Pos Yan), yang tersebar disejumlah titik yang akan dilalui pemudik.

''Ada 23 Posko. Terdiri atas empat Pos Yan dan 19 Pos Pam, akan kita siagakan di sepanjang jalur 12 km wilayah Pantura Kota Tegal. Juga jalur-jalur lain, seperti jalur tengah ke arah Slawi maupun di jalur alternatif di Jalingkut,'' tandas Kapolres Tegal Kota didampingi Wakapolres Kompol Davis Busin Siswara dan Kasat Lantas AKP Ben Aras.

Empat Pos Yan

Berkait kesiapan menghadapi arus mudik lebaran tahun ini, menurut Kasat Lantas AKP Ben Aras, empat Pos Yan yang disiagakan adalah, Pos Terminal, Pos Simpang Empat Maya atau depan Pasific Mall, serta simpang tiga Coyo dan di Stasiun Tegal.

Dia menambahkan, khusus untuk pendirian Pos Terminal yang biasanya di bangun di sisi timur pintu keluar Terminal, rencananya akan dipindahkan. Pihaknya sudah ada gambaran akan membangun di sebuah lahan kosong, yang berlokasi di sebelah barat pintu keluar terminal agar tidak menganggu arus lalin menuju jalan Mataram atau jalur alternatif.

Selain itu, lanjut dia, di sepanjang jalur pantura mulai dari terminal bus hingga perbatasan Kaligangsa dengan wilayah Kabupaten Brebes, rencananya disiagakan sejumlah personel juga akan dipasang rambu-rambu peringatan dan pengaturan arus lalu lintas. 

Dengan berbagai rekayasa lalu lintas di wilayah hukumnya, yang bakal dilalui pemudik, pihaknya berharap akan membantu memperlancar pemudik yang akan pulang ke tempat tujuannya. Khususnya saat melintas di Kota Tegal.


(Riyono Toepra/CN39/SM Network)