• KANAL BERITA

Tahun 2022 Seluruh Desa di Kabupaten Batang Sudah Berstatus ODF

Bupati Batang Wihaji, saat menyerahkan beasiswa kepada sejumlah anak didik, usai melaksanakan sholat Tarawaih putaran pertama di Masjid Syuhada di Desa Soka, Kecamatan Bawang. (Foto suaramerdeka.com/Kasirin Umar)
Bupati Batang Wihaji, saat menyerahkan beasiswa kepada sejumlah anak didik, usai melaksanakan sholat Tarawaih putaran pertama di Masjid Syuhada di Desa Soka, Kecamatan Bawang. (Foto suaramerdeka.com/Kasirin Umar)

BATANG,suaramerdeka.com - Bupati Batang Wihaji mengatakan tahun 2022 seluruh desa di Kabupaten Batang sudah berstatus Open Defecation Free (ODF) atau tidak Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Hal tersebut bertujuan agar warga masyarakat tidak terkena penyakit diare.

"Pemkab memiliki program jambanisasi dengan meluncurkan program kredit tanpa agunan di Badan Kredit Kecamatan (BKK), bagi warga yang belum memiliki jamban,” kata Wihaji, usai melaksanakan ibadah sholat Tarawih putaran pertama di Masjid Syuhada Desa Soka, Kecamatan Bawang, Rabu malam, (8/5).

Maka untuk menyukseskannya, kata Wihaji, harus disertai dengan peran semua pihak guna memberikan sosialisasi bahwa mental buang air sembarangan harus “dibuang” jauh-jauh.

Terkait peningkatan Indek Pembangunan Manusia (IPM), untuk merealisasikannya, kata Bupati, diperlukan beberapa faktor, meliputi kesehatan, angka harapan hidup dan pendapatan perkapita

"Sekolahkan anak-anak kita setinggi-tingginya, karena tantangan ke depan persaingan hidup sangat komplek. Maka persiapkan sejak dini pendidikan anak kita minimal Sekolah Menengah Atas, sebagai bekal untuk hidup yang lebih baik," kata Wihaji.

Bupati juga meminta kepada orang tua untuk mengawasi dan mendampingi anaknya dalam bergaul. Karena kejahatan narkoba sudah mengintai anak-anak yang peredarannya sekarang sudah masuk desa.

Sementara itu, Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga dalam pesan Kamtibmasnya mengatakan, sangat terkesan berada di Kecamatan Bawang. Karena secara geografis berada di daerah tinggi yang hawanya cukup sejuk. Juga masyarakatnya sangat menghormati serta memiliki kultur budaya yang sangat santun dan nyaman.

"Atas nama Kepolisian saya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah melaksanakan Pemilu dengan damai dan tingkat partisipasi kecamatan Bawang cukup tinggi. Ini merupakan kepedulian masyarakat dalam menentukan masa depan bangsa,”ujar Kapolres.

Dikatakan, proses Pemilu 2019 sudah selesai, kini tinggal menunggu lembaga resmi KPU yang akan memutuskan pemenangnya. 

“Jangan mudah terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang tidak konstitusional, kalau ada permasalahan pemilu selesaikan sesuai dengan jalur hukum,” kata AKBP Edi S Sinulingga.

Di penghujung acara Bupati Wihaji menyerahkan beasiswa kepada sejumlah anak didik di Desa Soka, Kecamatan Bawang.


(Kasirin Umar/CN19/SM Network)