• KANAL BERITA

Pembinaan Pasca Haji Diserahkan IPHI

104 Pengurus IPHI Ikuti Sertifikasi Pembimbing Haji

Direktur Pembinaan Haji Kementerian Agama RI, Drs H Khoirizi MM, berdialog dengan pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) se-Jateng yang mengikuti Kursus Sertifikasi Pembimbing Haji Profesional di Asrama Haji Transit Islamic Center Manyaran, Semarang. (suaramerdeka.com/Agus Fathuddin Yusuf)
Direktur Pembinaan Haji Kementerian Agama RI, Drs H Khoirizi MM, berdialog dengan pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) se-Jateng yang mengikuti Kursus Sertifikasi Pembimbing Haji Profesional di Asrama Haji Transit Islamic Center Manyaran, Semarang. (suaramerdeka.com/Agus Fathuddin Yusuf)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Direktur Pembinaan Haji Kementerian Agama RI, Drs H Khoirizi MM menegaskan, bahwa Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) memiliki tugas pokok melakukan pembinaan kepada jamaah pasca haji, sementara untuk pembinaan prahaji atau sebelum haji dilaksanakan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Hal itu disampaikan Khorizi kepada peserta Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional di Asrama Haji Transit Manyaran, Semarang, kemarin.

Menurut Direktur Pembinaan Haji, distribusi tugas dan peran stakeholder penyelenggaraan ibadah haji seperti KBIH, IPHI dan Pemerintah serta masyarakat harus diatur secara proporsional agar tidak terjadi tarik ulur kepentingan (conflict of interst).

‘’Oleh karena itu diperlukan pemahaman dan kesadaran semua pihak terhadap peraturan yang berlaku agar tujuan pembinaan, pelayanan dan perlindungan terhadap jamaah haji dapat berjalan secara optimal,'' katanya

Sertifikasi pembimbing yang berlangsung selama delapan hari tersebut, menurut Penanggungjawab akademik, Najahan Musyafak bertujuan untuk meningkatkan kualitas, kreatifitas dan integritas serta standarisasi kompetensi pembimbing manasik haji. ‘’Kegiatan ini juga sekaligus menjadi mediasi bagi Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah dalam mewujudkan penjaminan mutu bagi pembimbing,'' kata Wakil Dekan Fakultas Dakwah UIN Walisongo Semarang itu.

Najahan menjelaskan, program sertifikasi diselenggarakan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang bekerja sama dengan Pengurus Wilayah IPHI Jawa Tengah. Kegiatan kali ini diikuti oleh 104 peserta berasal dari pengurus IPHI Kabupaten/Kota se-Jateng, pengurus KBIH dan masyarakat umum.

Selain peserta dari Jateng, sertifikasi juga diikuti peserta dari Lampung, Jambi dan Pangkalanbun. Sejak para pembimbing mengikuti Sertifikasi, menurut Najahan, kualifikasinya masih beragam dan belum bisa diukur secara kuantitatif, karena standarnya berdasarkan rujukan yang ditentukan oleh KBIH.

‘’Saat ini sudah ada 704 pembimbing yang tersertfikasi melalui UIN Walisongo,’’ jelas Najahan.


(Agus Fathuddin/CN40/SM Network)