• KANAL BERITA

Juli, Dishub Tambah 20 Feeder Baru

foto: suaramerdeka.com/M Ilham Baktora
foto: suaramerdeka.com/M Ilham Baktora

SOLO, suaramerdeka.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta bakal menambah angkutan pengumpan (feeder) Batik Solo Trans (BST) 20 unit Juli 2019 mendatang. Unit baru itu merupakan pengajuan tahun 2018.

‘’Saat ini sudah dalam tahap pelelangan, sehingga armada tersebut turun sekitar tiga bulan ke depan,’’ ungkap Kepala Bidang Angkutan Kota, Dishub Surakarta, Taufiq Muhammad, Kamis (25/4).

Pada 2018, Pemkot telah mendatangkan armada baru sekitar 30 unit untuk menunjang moda transportasi publik di Kota Bengawan. ‘’Pengadaan 30 armada feeder BST sebagai salah satu langkah kami menyediakan layanan publik bagi masyarakat,’’ kata dia.

Angkutan feeder telah berubah menjadi transportasi yang lebih baik sebagai jawaban perubahan atas tuntutan zaman terhadap moda transportasi perkotaan. Dishub memberikan moda transportasi yang lebih nyaman dan efisien dengan peremajaan angkot kuning menjadi feeder secara bertahap.

"Angkutan kota (feeder) ada 139 unit. Pada akhir 2017, ada 71 unit baru diturunkan untuk mengganti sebagian angkot kuning. Kemudian 2018, turun 30 armada untuk peremajaan selanjutnya. Pada 2019 ini akan diterjunkan 20 unit untuk melengkapi rute-rute angkutan kota yang belum diremajakan," jelas Taufiq.

Kepala Dishub Surakarta, Hari Prihatno mengungkapkan, akan terus mengevaluasi pelayanan sejak awal feeder BST beroperasi. Menurutnya, armada feeder sudah dilengkapi dengan sistem GPS. Sehingga posisi dan keberadaan unit itu langsung diketahui pemerintah, dan bisa langsung ditegur ketika terjadi masalah.

Sistem GPS membantu pengemudi menemukan rute perjalanan, sehingga saat ada perubahan rute angkutan di tengah pembangunan infrastruktur, lalu lintas di Solo bisa diantisipasi dengan baik.

‘’Manfaat lainnya aktivitas angkutan jenis feeder akan terpantau jelas selama jam opreasional mereka. Ketika pengemudi berhenti terlalu lama menunggu penumpang atau keluar jalur, dapat langsung ditegur petugas,’’ jelas dia.


(M Ilham Baktora/CN40/SM Network)