• KANAL BERITA

Wiranto: Tuduhan Pemerintah Intervensi KPU Tidak Berdasar

Menkopolhukam Wiranto, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko, di kantor Menkopolhukam (Foto Kumparan)
Menkopolhukam Wiranto, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko, di kantor Menkopolhukam (Foto Kumparan)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pascapemilu, pemerintah dituding mengintervensi KPU dan melakukan konspirasi untuk memenangkan capres 01 Jokowi-Ma'ruf.

Hal ini dibantah tegas oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto. Dirinya menegaskan, pemerintah tak pernah intervensi apalagi melakukan konspirasi dengan KPU.

“Tidak pernah ada pikiran atau kehendak untuk melakukan intervensi terhadap kinerja KPU dan Bawaslu apalagi sampai membangun konspirasi kecurangan secara struktur sistematis dan masif guna memenangkan paslon tertentu,” tegas Wiranto usai menggelar Rakorsus tingkat menteri di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (24/4).

“Intervensi saja tidak pernah apalagi membangun konspirasi yang secara terstruktur masif untuk memenangkan satu paslon, tidak mungkin dan tidak bisa seperti itu,” sambungnya.

Untuk itu, Wiranto menegaskan KPU, Bawaslu, Polri, dan TNI sangat baik dalam penyelenggaraan pemilu. Mereka juga sangat netral.

“Pertama, Komisioner KPU itu dipilih DPR RI bukan presiden, yang kedua KPU dan Bawaslu tersebut posisinya bersifat mandiri tidak tergabung dalam struktur lembaga manapun dan memiliki struktur sendiri,” ujar Wiranto.

“Dengan demikian, tidak berada di bawah kendali pemerintah,” tegas Wiranto.

Oleh karenanya, Wiranto menyebut tuduhan konspirasi kecurangan yang diarahkan ke pemerintah dan penyelenggara pemilu sebagai tuduhan yang tidak benar dan tidak berdasar.

“Tuduhan tersebut tendensius, ngawur, dan bernuansa fitnah, tidak benar dan tidak berdasar yang diarahkan untuk mendelegitimasi pemerintah dan penyelenggara pemilu,” ucap Wiranto.


(KMP/CN19/SM Network)