• KANAL BERITA

Alun-alun Pati Mulai Dipagar, PKL Disterilkan

DIPAGAR : Pekerja mulai memagar kawasan alun-alun dengan seng sehingga membuat pedagang tak bisa lagi berjualan di sana. (suaramerdeka.com / Beni Dewa)
DIPAGAR : Pekerja mulai memagar kawasan alun-alun dengan seng sehingga membuat pedagang tak bisa lagi berjualan di sana. (suaramerdeka.com / Beni Dewa)

PATI, suaramedeka.com - Proses pembangunan Alun-alun Pati segera dimulai dengan pemagaran keliling di kawasan itu awal pekan ini. Dengan demikian para pedagang kaki lima (PKL) mulai disterilkan dan tak lagi diperbolehkan berjualan di kawasan simpang lima tersebut. Pemkab Pati telah mengeluarkan penegasan untuk sterilisasi zona merah. Di antaranya pedagang di Simpang Lima Pati harus benar-benar pindah.

Selain pedagang simpang lima Pati, di antara zona merah itu juga untuk pedagang di Jalan Pemuda, Sudirman, Jalan Tunggul Wulung, Jalan Dr Wahidin, dan Jalan Dr Sutomo atau perempatan Rogowangsan.

Sebagai gantinya, para PKL itu diminta menempati eks tempat pelelangan kayu Perhutani (TPK) atau di belakang gedung olahraga (GOR) Pesantenan. Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Rekso Suhartono menyebut jika proses sterilisasi mulai awal pekan ini. "Proses pengundian telah kami lakukan pada Sabtu (20/4) untuk tenda jenis kuliner dan Minggu (21/4) untuk tenda  PKL aksesori, pakaian, makanan dan lainnya," terangnya.

Para PKL bisa membawa lapak ke lokasi baru setelah mendapatkan nomor undian tenda, sehingga langsung bisa berjualan di TPK. Dalam sistem pengundian itu Rekso tidak ada pedagang mendapatkan lebih dari satu tempat, terkecuali jika ada anggota keluarga lain sudah terdaftar terlebih dahulu sebagai PKL. ‘’Para pedagang tidak bisa memilih tempat, apakah itu di pinggir atau di tengah, di depan dan di belakang. Semuanya dilakukan pengundian,’’ imbuhnya.

Sementara itu dari pantauan di lapangan para pedagang masih berjualan di area simpang lima Pati. Namun pada Senin (22/4) ini terlihat sejumlah pekerja sudah mulai melakukan aktivitas. Proses pemagaran alun-alun dengan menggunakan seng sudah dilakukan.


(Beni Dewa/CN26/SM Network)