• KANAL BERITA

BPN Sragen Wujudkan WBK dan WBBM

Canangkan Zona Integritas

Kepala Kantor Pertanahan Sragen Agus Purnomo membacakan deklarasi saat deklarasi Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM,  disaksikan unsur Forkompimda Sragen, Selasa (23/4). (suaramerdeka.com/Basuni)
Kepala Kantor Pertanahan Sragen Agus Purnomo membacakan deklarasi saat deklarasi Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM, disaksikan unsur Forkompimda Sragen, Selasa (23/4). (suaramerdeka.com/Basuni)

SRAGEN, suaramerdeka.com - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Sragen mencanangkan deklarasi Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Selasa (23/4). Deklarasi yang diikuti seluruh pegawai itu dihadiri pula oleh Wakil Bupati (Wabup) Dedy Endriyanto, Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan, Dandim 0725/Sragen Letkol Kav Luluk Setyanto, serta dari Kanwil BPN Jawa Tengah serta dari Pengadilan Negeri (PN) Sragen serta Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen.

Kepala Kantor Pertanahan Sragen Agus Purnomo mengatakan, dengan adanya deklarasi zona integritas itu maka ada komitmen dari seluruh pegawai Kantor Pertanahan Sragen untuk memudahkan saat memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Juga tidak ada keluhan dan sesuai dengan jadwal atau standar operasional prosedur (SOP) yang ada.

“Jangan lagi ada masyarakat yang mengeluhkan dalam pelayanan Kantor Pertanahan Sragen, termasuk lamanya waktu pelayanan atau susah bertemu dengan pejabat yang bersangkutan,” kata Agus tatkala ditemui seusai acara deklarasi.

"Dengan adanya zona integritas menuju WBK dan WBBM itu, maka semua pegawai harus merubah mindset, dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Pihaknya sudah berpesan kepada semua pegawai agar jangan ada yang bermain dan mempersulit masyarakat yang membutuhkan pelayanan, apalagi untuk program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), jangan sampai bermain-main,” tandas Agus.

Menurut dia, pakta integritas yang ditandatangan semua pegawai itu bukan hanya tandatangan saja tapi juga harus dicamkan dengan baik.

Sebagai salah satu komitmen dalam zona integritas itu, dirinya sendiri yang memegang kunci kotak pengaduan yang ada di Kantor Pertanahan. Bahkan bila ada kasus operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pertanahan Sragen, maka dia yang kali pertama akan meletakkan jabatan sebagai bentuk tanggungjawab.

“Saya sendiri juga harus berkomitmen dalam menjaga zona integritas di Kantor Pertanahan Sragen,” tegasnya.

Di Jawa Tengah setidaknya sudah ada sembilan Kantor Pertanahan yang sudah mencanangkan Zona Integritas dan  Kantor Pertanahan Sragen adalah yang kali pertama di wilayah eks Karesidenan Surakarta.

“Kanwil BPN Jawa Tengah memang mengharapkan semua Kantor Pertanahan mencanangkan Zona Integritas, untuk mewujudkan WBK dan WBBM,” tegasnya lagi.

Pada saat pencanangan, semua pegawai di lingkungan Kantor Pertanahan Sragen tanpa terkecuali, memang menandatangani pakta integritas. Juga dibacakan amanat dari Kepala Kanwil BPN Jawa Tengah.

Sementara Wabup Dedy Endriyatno menyambut baik zona integritas dari Kantor Pertanahan Sragen. Menurut Wabup, hal itu adalah bentuk komitmen dari Kepala BPN dan jajaran BPN Sragen untuk mewujudkan WBK dan WBBM.

“Zona Integritas dari Kantor Pertanahan Sragen membantu Pemkab Sragen mewujudkan Bumi Sukowati bisa menjadi wilayah yang bersih dari korupsi,” kata Wabup.

Menurut Dedy, Zona Integritas adalah sebutan predikat yang diberikan kepada Kementrian, lembaga, pemerintah daerah, yang pemimpinnya dan jajarannya memiliki komitmen kuat dalam pemberantasan korupsi. Sehingga butuh inovasi dan komitmen berbagai pihak.


(Basuni Hariwoto/CN42/SM Network)