• KANAL BERITA

Tanah Bergerak Rawan Longsor

Tanah bergerak di pesawahan Pasirbebera Desa Pasirpanjang, Kecamatan Salem, Brebes, Minggu (21/4) pagi. (suaramerdeka.com/dok)
Tanah bergerak di pesawahan Pasirbebera Desa Pasirpanjang, Kecamatan Salem, Brebes, Minggu (21/4) pagi. (suaramerdeka.com/dok)

BREBES, suaramerdeka.com - Bencana alam tanah bergerak terjadi di Desa Pasirpanjang, Kecamatan Salem, Brebes, Minggu (21/4), memicu tanah persawahan retak sepanjang 150 meter dan lebar 50 meter. Warga desa diminta waspada lantaran kondisi tanah rawan longsor saat hujan tiba.

Kepala Desa Pasirpanjang, Toro mengemukakan, pergerakan tanah tersebut terjadi di blok pesawahan Pasirbebera. "Fenomena alam ini terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat kejadian itu cuaca cerah," kata dia.

Menurut kades, pergerakan tanah tersebut didahului dengan suara gemuruh. Warga yang berada di sawah langsung berlarian. Beberapa saat setelah kejadian tersebut, tim gabungan dari unsur koramil, kepolisian, pemerintah desa dan sukarelawan bencana melakukan pengecekan lokasi.

Tanah persawahan retak sepanjang 150 meter dan lebar 50 meter. Lokasi pergerakan tanah tersebut rawan longsor. "Jika itu sampai terjadi maka material longsoran akan menutup aliran sungai sehingga membahayakan permukiman  warga Kampung Cibuhun," katanya.

Pihak Desa meminta warga untuk tidak mendekat atau beraktivitas di sekitar lokasi. "Setelah longsor 2018, Kampung Cibuhun dan Jojogan merupakan daerah merah atau rawan longsor," ujarnya.


(Teguh Inpras Tribowo/CN40/SM Network)