• KANAL BERITA

Kampanye Antisampah Plastik Digalakkan di Tegal

Anak-anak TK Kemala Bhayangkari 25 mengumpulkan sampah plastik, saat bekerja bhakti kebersihan di lingkungan Pasar Randugunting, Kecamatan Tegal Selan, Kota Tegal.(Foto : suaramerdeka.com/Riyono Toepra)
Anak-anak TK Kemala Bhayangkari 25 mengumpulkan sampah plastik, saat bekerja bhakti kebersihan di lingkungan Pasar Randugunting, Kecamatan Tegal Selan, Kota Tegal.(Foto : suaramerdeka.com/Riyono Toepra)

TEGAL, suaramerdeka.com - Kampanye gerakan antisampah plastik yang terus digalakkan di Kota Tegal, berlangsung cukup unik, menarik dan simpatik. Itu seperti ditunjukkan anak-anak TK Kemala Bhayangkari 25 Kota Tegal, kemarin.

Rombongan anak-anak yang masih berusia di bawah lima tahun, beramai-ramai mendatangi pasar tradisional Pasar Randugunting di Jl Aiptu KS Tubun, Kecamatan Tegal Selatan.

''Kami bersama anak-anak TK, mengumpulkan sampah-sampah plastik yang berserakan di pasar. Kemudian membuang sampah ini di tempat sampah yang sudah ditentukan,'' terang Kepala Sekolah TK Kemala Bhayangkari 25, Nirah Heryati.

Menurut dia, mengajak anak didiknya mengumpulkan sampah plastik, sebenarnya ingin mengajak dan memberi contoh hidup bersih, disiplin dan tertib. Sampah yang berserakan bila masuk ke selokan bisa membuat saluran air tersumbat. Akibatnya air akan meluap dan membuat banjir.

Pihaknya juga sudah menyarankan ke anak-anak agar tidak membawa wadah bekal makanan dan minuman yang terbuat dari plastik dan sekali pakai dibuang. Tapi wadahnya yang terbuat dari plastik cukup tebal, sehingga dapat dipakai berkali ulang.

Dengan berpraktik langsung di lapangan, yakni dengan mengumpulkan sampah itu di Pasar Randugunting, juga merupakan bagian dari upaya mengedukasi anak-anak untuk hidup bersih dan sehat. Juga menyadarkan untuk membuat lingkungan yang lebih baik lagi.

Hal menarik yang dilakukan anak-anak sekolah itu, mereka selain juga mengajak Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Ria Davis dan jajaran pengurus lainnya, juga mengajak personel polisi dari Polres Tegal Kota.

Mereka pun bersama-sama melakukan gerakan kebersihan dengan terjun ke pasar tradisional tersebut. Terlihat Wakapolres Tegal Kota Kompol Davis Busin Iswara bersama sejumlah personel Polres Tegal Kota, juga turut mengumpulkan sampah plastik.

''Harapan kami, tidak hanya anak-anak yang terketuk hatinya dengan menggelar kampanye gerakan antisampah plastik, tapi masyarakat luas juga dapat mendukungnya dengan tidak membuah sampah plastik sembarangan. Atau antara lain kurangi penggunakan tas kresek dari plastik,'' ucap Kompol Davis Busin Iswara.

Dia juga mengungkapkan, sangat berbahagia dan senang dapat berkumpul dengan anak-anak TK, jajaran guru dan pengurus YKB, dengan bekerja bhakti di pasar tersebut. Selain itu, juga ingin menunjukkan, Polres Tegal Kota sangat mendukung gerakan antisampah plastik.

Terpisah Wali Kota Tegal Dedi Yon Supriyono sangat mengapresiasi gerakan antisampah plastik yang kini sudah disikapi positif masyarakat luas. Termasuk dari kalangan anak-anak TK, pengurus YKB dan aparat kepolisian.

Dia juga berharap, gerakan serupa dapat ditindaklanjuti di tingkat pelajar SD, SMP, dan SMA. Karena lewat peran pelajar tersebut, masyarakat luas juga dapat memahami betapa pentingnya mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari.


(Riyono Toepra/CN34/SM Network)