• KANAL BERITA

Balad Jokowi Apresiasi Pemilu RI

Bersyukur Jadi Bagian dari Kemenangan Paslon 01

foto: suaramerdeka.com/Mahendra Bungalan
foto: suaramerdeka.com/Mahendra Bungalan

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kontestasi pemilu telah sampai pada babak yang menentukan. Penghitungan suara sedang berlangsung. Dari data Hitung Cepat menunjukkan bahwa paslon 01 telah unggul. Tentu semua pihak harus menghormati proses yang sedang berlangsung dengan menunggu keputusan KPU berdasarkan hasil penghitungan manual berjenjang.

Balad Jokowi bangga telah menjadi bagian dari upaya memenangkan Paslon 01. Sinergi dan kebersamaan dari seluruh elemen Balad Jokowi dalam menggerakkan dan menggalang dukungan untuk Jokowi-Maruf Amin. Penggalangan massa dan opini berjalan simultan. Di darat Balad Jokowi jelas memiliki basis massa dan simpul yang kokoh. Sementara di udara, fanpage FB Balad Jokowi direspon oleh jutaan viewer. Terutama saat fanpage FB itu menampilkan pidato Pak Jokowi di acara akbar Relawan Balad Jokowi.

Tekad dan keyakinan menjadi modal awal. Kinerja Pemerintahan Jokowi dan pencapaian prestasinya menjadi modal bagi Balad Jokowi untuk membangun kerja politik di darat dan udara. Dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Jakarta, para koordinator relawan telah memantapkan strateginya. Terbukti di setiap kabupaten/kota Balad Jokowi memiliki simpul dan basis massa.    

Di beberapa kabupaten/ kota di Jabar dan Banten perolehan suara untuk Jokowi unggul cukup signifikan. Indramayu, Cirebon, Subang, Kuningan, dan Banjar menjadi basis paslon 01 untuk mendulang suara. Koordinasi yang baik, isu yang tepat, dan kerja keras para relawan setempat telah berbuah manis.

Sementara di beberapa Kab/ Kota yang diungguli paslon 02, ada beberapa titik yang disentuh dan dikunjungi balad Jokowi membuahkan hasil yang bagus. Di tengah gempuran isu yang beraroma politik identitas di tingkat akar rumput, Balad Jokowi berjuang keras untuk menepis berbagai berita hoaks yang muncul tanpa henti dan sedemikian massif.

Peran anak muda atau kaum milenial dalam pergerakan Balad Jokowi juga luar biasa. Anak-anak muda yang menjadi basis pemilih paslon 02 berhasil didekati oleh Balad Jokowi. Lewat berbagai pendekatan dan kegiatan, kaum milenial terutama dari kalangan muslim dapat diyakinkan untuk memilih Jokowi-Marif Amin.

Demikian pula di kalangan perempuan. Peran Srikandi Balad Jokowi juga sangat membanggakan. Bahkan boleh dikatakan peran Srikandi ini sangat menentukan dalam memberi nyawa bagi seluruh gerak Balad Jokowi.  

Setiap korda dan korcam telah melakukan tugasnya. Para relawan telah bekerja seoptimal mungkin. Banyak hal yang menjadi kendala di lapangan telah dilalui. Dan Balad Jokowi telah melakukan kerja politik terbaiknya. Kerja politiknya menjadi salah satu yang menentukan untuk menghambat laju perolehan suara kubu lawan.

Melihat hasil tersebut Ketua Umum Balad Jokowi, M Muchlas Rowie memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KPU, TNI-Polri dan seluruh masyarakat Indonesia yang telah mensukseskan perhelatan lima tahunan tersebut.

Apresiasi kepada KPU beserta seluruh petugas KPPS layak diberikan lantaran kerja keras mereka. “Sejak pagi masih buta, mereka sudah bergerak mempersiapkan teknis pencoblosan. Setelah itu, malamnya mereka tidak tidur untuk menyelesaikan penghitungan suara,” ujarnya, kemarin.

Pun demikian para anggota TNI-Polri yang telah membantu pengawalan logistik pemilu dari dan menuju TPS. Tugas mereka bahkan lebih berat lagi, terutama bagi yang bertugas ke daerah-daerah pelosok. Jalan terjal mereka lalui, sungai deras mereka sebrangi, gunung dan jurang mereka lewati.

Bagi Muchlas Rowie, atas apa yang mereka lalui tak sepantasnya diragukan. Karena proses pemilu sudah sangat terbuka. “KPU, KPPS, TNI-Polri, dan tentu saja masyarakat sudah menjalankan tugasnya dengan baik, kita hargai. Jangan justru ada upaya-upaya untuk melakukan delegitamasi Pemilu Serentak 2019,” tegas Muchlas.

Terakhir, dan yang paling utama, Muchlas Rowie memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para relawan Balad Jokowi, yang meskipun berdasarkan hitung cepat beberapa lembaga survei raihan suara di Jabar, Jakarta, dan Banten raihan suara di Jabar, Jakarta, dan Banten belum mencapai target, namun ini tetap menggembirakan.

Menurut Muchlas, hasil di Jabar, Jakarta dan Banten meski kalah, kami bersyukur karena tetap menjadi penentu kemenangan paslon nomor urut 01 secara nasional. Karena selain tingkat partisipasi yang meningkat, juga para relawan telah berjibaku untuk menahan agar paslon 01 tidak kalah telak dari pasangan nomor urut 02.

Di beberapa kabupaten/kota di Jawa Barat, Balad Jokowi kata Muchlas juga telah membantu paslon nomor urut 01 meraih kemenangan, seperti di Kabupaten/Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kota Banjar, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Pangandaran.

“Kami bersyukur, Subang, Indramayu, Cirebon, Banjar dan Pangandaran paslon 01 berhasil meraih kemenangan. Sejak pertama kali berdiri, daerah-daerah tersebut memang menjadi fokus kami dan Alhamdulillah hasilnya menggembirakan,” tuturnya.

Untuk daerah-daerah lainnya, menurut Muchlas, sebetulnya sudah menguat. Namun karena sentimen agamanya terlalu kuat, ditambah lagi dengan adanya deklarasi dari sejumlah ustadz kondang seperti UAH, UAS, dan Aa Gym, jadi menurun kembali.

“Jabar Selatan terutama Cianjur, Bogor, SUkabumi dan daerah-daerah di Banten memang sentiment agamanya sangat kuat. Kami cukup kewalahan mempertahankan basis dukungan, terutama setelah para ustad kondang menyatakan dukungannya kepada 02,” ujar Muchlas.
 
Terkait hasil hitung cepat oleh sejumlah lembaga survei, Muchlas mengapresiasi dan yakin dengan hasil yang telah dirilis. Kata Muchlas, hasil tersebut murni dan tidak ada rekayasa.

“Sangat tidak mungkin mereka melakukan kecurangan. Karena mereka tentu menjaga kredibilitas lembaganya,” katanya.

Sesungguhnya, kata Muchlas, Prabowo sendiri juga pernah mempercayai hasil hitung cepat yang dibuat sejumlah lembaga, ketika memenangkan dukungannya. Karenanya sangat naif bila tiba-tiba Prabowo bilang tak percaya tak percaya lembaga survei.

Terakhir Muchlas Rowie berharap agar para Tokoh Bangsa, Ulama, Ustadz, Habaib dan terutama ormas keagamaan seperti Nu dan Muhammadiyah yang telah terbukti komitmen kebangsaannya bisa menenangkan situasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, mempercayakan kepada KPU menyelesaikan proses perhitungan.


(Mahendra Bungalan/CN40/SM Network)