• KANAL BERITA

Sambut Hari Kartini, Siswa SD 2 Pliken Pawai Ta'aruf

PAWAI TA'ARUF:Siswa SD 2 Pliken Korwilcam Kembaran Kabupaten Banyumas mengikuti acara pawai ta'aruf dalam rangka memeringati Hari Kartini dan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Selasa (16/4).(Foto suaramerdeka.com/Budi Setyawan)
PAWAI TA'ARUF:Siswa SD 2 Pliken Korwilcam Kembaran Kabupaten Banyumas mengikuti acara pawai ta'aruf dalam rangka memeringati Hari Kartini dan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Selasa (16/4).(Foto suaramerdeka.com/Budi Setyawan)

BANYUMAS, suaramerdeka.com - Ratusan anak tampak bersemangat saat berjalan mengelilingi Desa Pliken Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas, Selasa (16/4).  Di antara mereka ada yang mengenakan pakaian adat daerah kebaya, pakaian muslim, pakaian profesi seperti tentara, polisi, dokter, perawat dan lain sebagainya.

Ya, mereka merupakan siswa SD 2 Pliken Korwilcam (Koordinaror Wilayah Kecamatan) Dinas Pendidikan Kembaran yang tengah mengikuti acara pawai ta'aruf dalam rangka menyambut Hari Kartini dan peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW.

Tak ketinggalan pula barisan para orang tua siswa juga turut berpartisipasi.  Di antara mereka terdapat pula grup kentongan dan hadroh yang dimainkan sendiri oleh para siswa, sehingga menambah semarak acara.

Kepala sekolah, Prasetija Rini mengatakan, ada sebanyak 267 siswa yang terlibat dalam acara pawai tersebut.  Selain itu, ada pula guru dan orang tua siswa, bahkan untuk menambah kemeriahan, salah satu guru sengaja mengenakan pakaian perempuan, sehingga membuat warga yang melihat tersenyum.

''Selain menyambut Hari Kartini yang jatuh pada 21 April nanti dan Isra Mi'raj, kegiatan ini sekaligus kami gunakan untuk mengenalkan lebih dekat keberadaan SD 2 Pliken ke masyarakat luas,'' ujar dia.

Apalagi sekolah ini menyandang delapan predikat, yakni sebagai sekolah sehat, sekolah inti, sekolah gugus depan, sekolah adiwiyata, sekolah buana bakti, sekolah Labinovdinkes, sekolah ramah anak dan sebagai sekolah model.  SD 2 Pliken juga memiliki tiga inovasi utama, di antaranya Saberpah (Sapu Bersih Sampah), Dutjo (Duta hijau) dan Dutasi (Duta Sanitasi).

Dalam acara yang dihadiri langsung oleh pengawas sekolah dari Korwilcam Kembaran, yakni Eko Suparno dan Dyah Budiarsih ini, peran serta dari para orang tua sangat terlihat.  Misalnya dalam penggunaan pakaian adat maupun profesi yang dikenakan oleh siswa, orang tua berinisiatif sendiri untuk menyediakan.

Bahkan mereka rela menyewa pakaian adat beserta tata riasnya dengan menggunakan dana pribadi.  Selain itu, para orang tua siswa juga berinisiatif menyewa kendaraan pengangkut sendiri, seperti odong-odong dan bak terbuka.

Tidak cukup sampai di situ, para siswa juga membawa takir (makanan) yang dibawa dari rumah untuk disantap bersama dengan siswa lain usai mengikuti pawai.

''Acara pawai kali ini memang sangat meriah.  Peran serta orang tua dalam acara sangat terlihat.  Ini tidak lepas dari bagaimana kami membangun komunikasi yang baik dengan mereka,'' ujar Rini.

Pengawas sekolah, Eko Suparno menilai, kegiatan pawai ta'aruf dalam rangka menyambut Hari Kartini dan Isra Mi'raj ini merupakan salah satu bentuk upaya penguatan pendidikan karakter di kalangan peserta didik.

''Dengan adanya kegiatan seperti ini mudah-mudahan mampu membentuk karakter anak yang semakin baik dan menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain untuk melakukan inovasi,'' tandasnya.


(Budi Setyawan/CN19/SM Network)