• KANAL BERITA

Jadi Wirausaha Muda Dapat Modal Rp 15 Juta

Bupati Tegal, Umi Azizah menyerahkan cendera mata kepada Asdep Kewirausahaan Pemuda Kemenpora, Imam Gunawan, Minggu (14/4).(suaramerdeka.com/Cessnasari)
Bupati Tegal, Umi Azizah menyerahkan cendera mata kepada Asdep Kewirausahaan Pemuda Kemenpora, Imam Gunawan, Minggu (14/4).(suaramerdeka.com/Cessnasari)

BOJONG, suaramerdeka.com - Bupati Tegal Umi Azizah terus mendorong kemunculan wirausaha pemuda di Kabupaten Tegal melalui berbagi event kegiatan. Terbentuknya wirausaha  pemuda  mampu menciptakan lapangan kerja dan menekan angka pengangguran.

Pada Minggu (14/4), 315 pemuda mengikuti sosialisasi penumbuhan  minat kewirausahaan di kalangan pemuda. Kegiatan itu digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga di Hotel Grand Dian Guci, Bojong, Kabupaten Tegal.

Dalam kegiatan tersebut, para pemuda yang berminat menjadi wirausaha  mendapat motivasi Asdep Kewirausahaan Pemuda Kemenpora, Imam Gunawan, Bachrudin Nasori (pengusaha dan politikus) dan Prof Dr Nining Susilo (Direktur UKM dan dosen FE UI). 

Dari 315 orang akan diseleksi menjadi 28 orang  yang memiliki ide bisnis yang paling baik dan berpeluang dikembangkan.

‘’Mereka nanti mendapat pendampingan dan bantuan modal dari Pemkab Tegal senilai Rp 15 juta,’’ katanya.

Asdep Kewirausahaan Pemuda, Imam Gunawan menyebutkan, pada kesempatan tersebut, Kemepora  memberikan  bantuan modal  bagi lima peserta terpilih. Tahun ini Kemenpora menyediakan 1.000 bantuan, terdiri atas 900 paket bantuan masing-masing senilai Rp 15 juta dan 100 paket masing-masing senilai Rp 25 juta.

Ada tujuh daerah menjadi pilot project penumbuhan minat kewirausahaan di kalangan pemuda, dan Kabupaten Tegal menjadi daerah yang pertama melaksankaan program tersebut.

Bupati berharap program penumbuhan minat kewirausahaan di kalangan pemuda mampu melahirkan wirausahan muda. Dengan masuknya sejumlah investor, angka pengangguran diharapkan dapat ditekan hingga 7 persen bahkan tuntas dalam jangka waktu lima tahun ke depan.

Umi mengatakan memilih menjadi wirausaha membuka peluang  menjadi mandiri dan meraih kesuksesan.

‘’Seperti kita ketahui negara yang maju adalah negara yang masyarakatnya didominasi entreprenuer,’’ kata Umi.

Untuk mendukung tumbuhnya minat wirausaha di kalangan  pemuda, pada tahun 2018, Pemkab Tegal membangun co-working space sebagai tempat konsultasi bisnis calon wirausaha pemuda. Pmekab menargetkan pada 2019 co working space di kompleks Taman Rakyat Slawi Ayu (Trasa) tersebut beroperasi.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Bappeda dan Litbang Pemkab Tegal, Akhmad Uwes Qoroni menambahkan, tahun ini Pemkab Tegal bersama tim kolaborasi penumbuhan minat wirausaha pemuda mengadakan seleksi wirausaha pemuda.

Selain Kabupaten Tegal, enam daerah lain yang menjadi pilot project adalah Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Kabupaten Mandalika, Lombok Tengah (NTB), Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kabupaten Pandeglang, Banten dan Magelang (kawasan Joglosemar.


(Cessnasari/CN42/SM Network)