• KANAL BERITA

Viral Online Efektif Dongkrak Penjualan

BPR Jateng-Unisbank Gembleng UMKM Bisnis Online

Fatkhul Amin ST MKom (kiri) saat menjadi pembicara dalam “Pelatihan Digital Marketing Membuat Produk Viral” di Gedung D Ruang 6.2 kampus UNISBANK Jl Kendeng V Bendan Ngisor Semarang, Sabtu (13/4). (suaramerdeka.com/Maulana M Fahmi)
Fatkhul Amin ST MKom (kiri) saat menjadi pembicara dalam “Pelatihan Digital Marketing Membuat Produk Viral” di Gedung D Ruang 6.2 kampus UNISBANK Jl Kendeng V Bendan Ngisor Semarang, Sabtu (13/4). (suaramerdeka.com/Maulana M Fahmi)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Perkembangan teknologi informasi seharusnya dijadikan sebagai ujung tombak kemajuan bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Promosi dan pemasaran produk UMKM kini bisa dilakukan secara online melalui website, facebook, instagram atau Youtube. Melalui media tersebut, produk atau jasa mereka dapat diviralkan untuk bisa lebih dikenal luas.

Hal tersebut diungkapkan Fatkhul Amin ST MKom, saat menjadi pembicara dalam Pelatihan Digital Marketing Membuat Produk Viral di Gedung D Ruang 6.2 kampus Unisbank Jl Kendeng V Bendan Ngisor Semarang, Sabtu (13/4).

“Viral di online itu sangat efektif dongkrak branding dan penjualan produk atau jasa yang ditawarkan. Namun, untuk mendapatkan image viral yang positif itu perlu strategi dan tidak bisa instant,” jelasnya.

Dalam pelatihan yang digelar BPR Jateng bersama Unisbank yang diikuti 50 pelaku UMKM dan guru tersebut, Fatkhul mengatakan untuk menviralkan di online perlu strategi dalam perencanaan, membuat dan memasarkannya/marketing.

“Untuk membuat promosi di website, facebook, IG atau youtube dibutuhkan perencanaan yang matang sehingga dapat mempunyai nilai jual (market) yang tepat,” jelasnya.

Tak hanya materi promosi yang baik, dosen Fakultas TI Unisbank tersebut juga mengajarkan ketepatan dalam memilih media promosi online. Menurutnya kita sebelumnya juga harus mengenal karakteristiknya, diantaranya akun facebook biasanya mempunyai market bisnis pengguna usia 30 tahun keatas, Instagram penggunanya biasanya untuk kalangan dibawah 30 tahun dan Youtube biasanya digunakan untuk segala umur.

“Semua punya karakteristik sendiri. Contohnya saat kita menggunakan instagram kekuatannya tak hanya isi/ konten visual namun juga hastaq yang tepat. Pilih hastaq yang berpotensi agar hastaq tersebut dicari,” terangnya.

Selain menjabarkan karakteristik promosi secara online, peserta juga diajarkan cara membuat website serta mempraktekkannya.

Direktur Utama BPR Jateng, Budiman Wijaya mengatakan, kegiatan tersebut digelar untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat umum atau UMKM khususnya dalam memahami peluang bisnis dengan kemudahan teknologi online melalui media sosial mau pun website.

“Kami ingin masyarakat kita bisa paham tentang perkembangan teknologi, terutama dunia online. Ada banyak peluang dari kemudahan online untuk menggenjot promosi dalam bisnis masyarakat terutama UMKM. Kami harapkan dengan bekal ilmu online ini, masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan melalui bisnis online,” jelasnya.

 


(Maulana M Fahmi/CN40/SM Network)