• KANAL BERITA

43 Perawat Jalani Uji Kompetensi Jabatan Fungsional

Ilustrasi Istimewa
Ilustrasi Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com – Sebanyak 43 perawat berstatus pegawai negeri sipil (PNS) menjalani uji kompetensi jabatan fungsional oleh Dinas Kesehatan Jawa Tengah di aula kantor Dinkes, Jumat (5/4). Para perawat itu berasal rumah sakit milik pemprov dan unit pelaksana teknis (UPT) Dinkes Jateng.

Uji kompetensi bagi perawatan fungsional ini, ditujukan untuk memfasilitasi para perawat naik jabatan ke jenjang lebih tinggi dalam rangka untuk menjamin kualitas dari para tenaga kesehatan yang ada di Jateng. Demikian diungkapkan Kepala Seksi Sumber Daya Manusia dan Kesehatan Dinkes Jateng Heri Purnomo.

Para perawat yang mengikuti uji kompetensi, menjalani dua tahap pengujian. Yakni pengujian fortopolio atau administrasi selama 1-2 tahun yang sudah dikumpulkan untuk diverifikasi, dan uji lisan atau wawancara.

ji kompetensi bagi perawat fungsional ini juga mengimplementasikan Permenkes Nomor 18 Tahun 2017 tentang Uji Kompetensi Untuk Jabatan Fungsional.

“Uji kompetensi ini dua kali dilakukan, yaitu periode April dan Oktober karena naik pangkat itu pada April dan Oktober. Jadi, setahun ada dua kali. Jadi, uji kompetensi ini hanya untuk menyatakan bahwa dia layak naik jabatan ke jenjang berikutnya. Sehingga, nanti saat itu sertifikasi kompetensi digunakan bersama dengan Penilaian Angka Kredit untuk diajukan ke BKD sebagai dasar dia naik ke jenjang berikutnya,” kata Heri dilansir dari Radio Idola.

Heri menambahkan, uji kompetensi perawat fungsional yang diadakan selama dua hari melibatkan lima orang penguji.
 


(Red/CN19/SM Network)