• KANAL BERITA

Kader PPP Ramaikan Yel “Yuk Coblos Kakbah” di Kediaman Mbah Moen

Ketua Majelis Syariah PPP, KH Maimun Zubair memperkenalkan Plt Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa dalam kunjungan mereka ke kediaman Mbah Moen (Foto suaramerdeka.com/dok)
Ketua Majelis Syariah PPP, KH Maimun Zubair memperkenalkan Plt Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa dalam kunjungan mereka ke kediaman Mbah Moen (Foto suaramerdeka.com/dok)

REMBANG, suaramerdeka.com - Ketua Majelis Syariah PPP, KH Maimun Zubair memperkenalkan Plt Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa ke masyarakat sekitar pesantren Al Anwar Sarang Rembang Jawa Tengah. Acara yang digelar di depan rumah Mbah Moen ini dipandu langsung oleh kyai kharismatik ini.

“Pemilihan Ketua Umum PPP tidak pernah seperti ini. Sebelum saya izin juga ke Pak Mardiono (sebagai salah satu Waketum yang berhak menjadi Plt Ketum),” kata Mbah Moen yang duduk dipangging diapit oleh Suharso dan Mardiono.

Mbah Moen juga mengatakan bahwa ia memilih Suharso karena sejumlah alasan. Diantaranya kedekatan Suharso dengan Presiden Joko Widodo karena menduduki jabatan di Dewan Pertimbangan Preisden (Watimpres). Apalagi Mbah Moen memang mendukung Jokowi karena mampu menurunkan kemiskinan dan menghilangkan kelaparan.

“Saya seneng PPP (mendukung) ke Pak Jokowi, karena  Pak Jokowi membangun Indonesia sampai sekarang kelaparan tidak ada,” kata Mbah Moen.
 
Sementara itu Suharso dalam pidatonya menyampaikan terima kasih kepada Mbah Moen yang telah memberikan kepercayaan untuk memimpin partai di kondisi yang kurang ideal seperti saat ini. Hanya kurang dari satu bulan menjelang pencoblosan, Suharso diharuskan untuk membeahi partai yang sedang mengalami musibah.

“Elektabilitas PPP saat ini masih cukup baik. Perhari ini insyalllah kita masih bisa mendapatkan 4 persen. Setiap dapil kita analisa dan kita melakukan kerja yang terukur and metodologis,” kata Suharso.

Dalam kesempatan ini, Suharso juga memperkenalkan yel-yel “Yuk Coblos PPP” yang pernah popular di masa lalu. Para kader pun meneriakkan yel-yel ini Bersama Mbah Moen di depan kediaman kyai sepuh tersebut.
 


(Yulianto/CN19/SM Network)