• KANAL BERITA

BNI Bidik Segmen Milenial untuk Dorong FLPP

Ketua Umum dan Pendiri Leprid Paulus Pangka (kiri) bersama Direktur Retail Banking BNI Tambok P Setyawati  (kanan) dan direksi BNI lainnya memantau pelaksanaan perjanjian kerja sama KPR BNI di museum Kapal Selama Surabaya. (suaramerdeka.com/Maulana M Fahmi)
Ketua Umum dan Pendiri Leprid Paulus Pangka (kiri) bersama Direktur Retail Banking BNI Tambok P Setyawati (kanan) dan direksi BNI lainnya memantau pelaksanaan perjanjian kerja sama KPR BNI di museum Kapal Selama Surabaya. (suaramerdeka.com/Maulana M Fahmi)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Bank BNI semakin fokus menggarap segmen milenial untuk mendorong Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Akad kredit massal yang digelar serentak di 86 kota di seluruh Indonesia termasuk Kota Semarang juga diharapkan bisa mendorong bertumbuhnya penyaluran pembiayaan kepemilikan rumah di berbagai daerah di Indonesia.

''Jadi khusus di Semarang kami mengajak beberapa pengembang yang baru bekerjasama dengan BNI dan juga sejumlah debitur,'' kata Pemimpin BNI Cabang Semarang,  Hendra Nuryawan, di sela video conference kegiatan 1.946 akad kredit BNI secara nasional, kemarin.

Di Semarang sendiri turut hadir Pemimpin Cabang Undip, Joeli Koeswardani, Pemimpin BNI Cabang Karangayu, Taufik Hartono, dan Pemimpin BNI Cabang Kudus, Elwin Ristiono, serta Pemimpin Sentra Kredit Konsumer BNI, Yuli Patwantoro. Selain itu juga dari debitur, developer dan juga notaris.

Direktur Retail Banking BNI, Tambok P Setyawati, yang hadir dalam kegiatan perjanjian kerja sama 146 Developer dan 1946 Akad Massal KPR FLPP dan BNI Griya secara bersama-sama di Museum Kapal Selam Surabaya dalam siaran videoconference menyampaikan, BNI tetap optimistis menyalurkan lebih banyak kredit hingga akhir 2019. Di samping itu juga akan banyak kemudahan pembayaran uang muka secara cashless melalui mobile banking, sms banking mau pun internet banking.

''Kemudahan itu merupakan langkah BNI dalam membangun cashless society dan digitalisasi,'' imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum dan Pendiri Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) Paulus Pangka menganugerahkan piagam penghargaan atas rekor yang dipecahkan BNI.

Paulus mengatakan, 26 September 2018 lalu Leprid telah mencatat kegiatan serupa yaitu Akad Massal KPR Sejahtera BNI FLPP Terbanyak, 1.046 debitur yang diselenggarakan di Banjarmasin. Namun, kali ini rekor tersebut telah dipecahkan kembali oleh BNI dengan jumlah 1946 debitur secara serentak di seluruh Wilayah Bank BNI. Di antaranya Surabaya, Malang, Kediri, Banyuwangi, Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, Bandung, Cirebon, Sumedang, Tasikmalaya, Cianjur, Semarang, Manado, Yogyakarta, Banjarmasin, Makassar dan beberapa kota lainnya.

Leprid memberikan piagam penghargaan rekor, medali dan piala prestasi kepada pemrakarsa kegiatan Direktur Retail Banking BNI, Tambok P Setyawati, inisiator acara Pemimpin Divisi Penjualan Konsumer BNI  Hermita, Pelaksana acara Wapim Divisi Penjualan Konsumer BNI Irwan Gurning dan Pemimpin BNI Surabaya, M Jufri.

“Penghargaan ini scbagai bentuk apresiasi terhadap BNI atas prestasinya menyukseskan program pemerintah yakni Program Satu Juta Rumah melalui KPR sejahtera BNI FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) dan KPR Griya BNI. Prestasi ini kami catat sebagai rekor ke- 463 sebagai rekor Perjanjian Kerja Sama 146 Developer dan Akad Massal KPR FLPP dan BNI Griya Terbanyak yaitu 1946 Debitur,” jelasnya.


(Maulana M Fahmi/CN40/SM Network)