• KANAL BERITA

Petani Tembakau Temanggung Kukuhkan Desa Jokowi

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Calon Presiden-Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding bersama petani dan pengusaha tembakau berfoto bersama saat pengukuhan Desa Jokowi di Gudang Tembakau Limbungan, Kecamatan Ngadirejo, Temanggung, Rabu (20/3) sore. (suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Calon Presiden-Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding bersama petani dan pengusaha tembakau berfoto bersama saat pengukuhan Desa Jokowi di Gudang Tembakau Limbungan, Kecamatan Ngadirejo, Temanggung, Rabu (20/3) sore. (suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)

TEMANGGUNG, suaramerdeka.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Calon Presiden- Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding mengukuhkan Desa Jokowi di Gudang Tembakau Limbungan, Kecamatan Ngadirejo, Temanggung, Rabu (20/3) sore. Desa Jokowi tersebut dinilai merupakan sebuah wadah wujud dukungan para petani tembakau di wilayah Temanggung kepada pasangan calon nomor urut 01. 

Menurut Karding, seluruh wilayah yang memiliki potensi pertanian tembakau telah mengukuhkan Desa Jokowi, guna mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Ma'ruf.

“Seluruh desa tembakau sudah dukung pak Jokowi. Mereka menyebut dan menamakan desanya dengan sebutan Desa Jokowi,” ungkapnya kepada sejumlah awak media disela-sela mengukuhkan Desa Jokowi tersebut.

Menurut dia, Desa Jokowi dibentuk sebagai wujud kesepakatan warga di sejumlah desa di wilayah Temanggung yang mayoritas menjadi petani dan pelaku usaha tembakau.

"Mereka sepakat untuk turut serta dalam memenangkan pasangan Pak Jokowi dan Kiyai Ma’ruf dengan perolehan suara minimal 80 persen. Kami sangat optimistis mereka akan bisa memperoleh target itu," tutur dia.

Dijelaskan, mengapa para petani dan pengusaha tembakau membuat wadah bernama Desa Jokowi, karena mereka merasa berterimakasih atas perjuangan dan kebijakan Jokowi sebagai Presiden RI yang tidak menghapus, apalagi menyingkirkan tembakau di Indonesia, lebih khusus di Temanggung.

"Desa ini merupakan basis pendukung Pak Jokowi. Mereka berterimakasih kepada Pak Jokowi tidak serta merta menghapus atau menyingkirkan kretek atau tembakau," bebernya.

Karena, kata dia, di Temanggung khususnya, umumnya daerah penghasil tembakau di seluruh Indonesia, alat mata pencaharian orang sangat tergantung pada tembakau.

“Antara 70 sampai 80 persen penduduknya tergantung pada tembakau dan ini adalah tanah yang khusus, yang hanya bisa ditumbuhi tanaman tembakau. Oleh karena itu kami berharap pemerintah bukan menghapuskan tapi justru menjadikan potensi ekonomi untuk mereka,” harap dia

Lebih lanjut Karding menyatakan, banyak negara-negara maju yang justru memanfaatkan tembakau sebagai sumber perekonomian yang memiliki nilai tinggi.

“Contohnya di Kuba, sigar tembakau dikelola menjadi cerutu dan akhirnya Kuba terkenal sebagai negara cerutu. Kami ingin, karena Indonesia kualitas tembakaunya bagus maka justru, maka dapat  dikembangkan jadi potensi ekonomi yang dapat mensejahterakan rakyat,” bebernya.

Pihaknya pun mengaku berkomitmen untuk mengembangkan dan mencarikan solusi terhadap berbagai masalah tentang pertanian tembakau yang selama ini melanda para petani.

“InsyaAllah Pak Jokowi akan bekerja dan berusaha mencari solusi untuk mengembangkan tembakau ini. Jadi kami sangat berharap semua bisa memberikan dukungannya kepada perjuangan Pak Jokowi," tutur dia. 


(M Abdul Rohman/CN42/SM Network)

Berita Terkait
Loading...
Komentar