• KANAL BERITA

Pemkot Surakarta Akomodasi 540 Penghuni Lahan HP No 16

 Pesepeda melintas di sekitar lahan Hak Pakai (HP) Nomor 16 milik Pemkot Surakarta. (suaramerdeka.com/Yoma Times Suryadi)
Pesepeda melintas di sekitar lahan Hak Pakai (HP) Nomor 16 milik Pemkot Surakarta. (suaramerdeka.com/Yoma Times Suryadi)

SOLO, suaramerdeka.com - Pemkot Solo mengaku telah mengakomodasi sedikitnya 540 warga yang selama ini menghuni tanah milik Pemkot tersebut masuk dalam penyusunan rencana tapak penataan lahan Hak Pakai No 16.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperum KPP) Heri Sunardi mengungkapkan, selain menyediakan lokasi hunian pengganti bagi 540-an penghuni, Pemkot juga berencana mengakomodasi 18 warga di sisi utara lahan HP No 16.

"Untuk setiap hunian akan disediakan lahan sekitar 40 meter persegi. Total luas lahan HP yang akan ditata mencapai 50.000 meter persegi," kata Heri, Rabu (20/3).

Selain menyediakan hunian bagi warga, Pemkot berencana melengkapi kawasan tersebut dengan ruang publik. Misalnya tempat ibadah, lahan parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Semanggi, pos polisi, kantor Kelurahan Mojo dan fasilitas umum lain.

"Saat ini kami tinggal selesainya proses permohonan pengajuan pelepasan aset lahan tersebut kepada legislatif. Selanjutnya mengajukan anggaran penataan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat."

Meski demikian, Heri mengaku belum bisa memastikan realisasi penataan tersebut. Menurut dia, hal itu tergantung ketersediaan anggaran.

Rencana penataan lahan HP No 16 mencuat sejak 2017 sebagai bagian dari penataan kawasan kumuh di Kota Solo. Permukiman di atas tanah negara kini menjadi bagian wilayah Kelurahan Mojo dan terbagi menjadi empat RT. Yakni RT 2, RT 3, RT 5 dan RT 6.

Jumlah rumah milik warga di kawasan itu 590 unit.

"Dari 590 keluarga itu, 60 keluarga di antaranya bukan warga Solo," kata Ketua Pokja Penataan Lahan HP No 16, Sarjoko. 


(Agustinus Ariawan/CN42/SM Network)