• KANAL BERITA

Guru Penerima Tunjangan Rp 1 Juta Dievaluasi

Foto: istimewa
Foto: istimewa

KUDUS, suaramerdeka.com - Pemkab Kudus akan mengevaluasi penerima program tunjangan guru swasta Rp 1 juta per bulan untuk memastikan program itu benar-benar tepat sasaran. Tunjangan benar-benar diterima guru yang berhak tanpa potongan.

Bupati Kudus Tamzil mengatakan evaluasi dan pengawasan ketat itu untuk menghindari adanya guru selundupan, atau bukan guru tetapi didaftarkan menerima bantuan sebagai guru. ‘’Selain itu kami juga akan memantau ketat agar tidak ada potongan bantuan oleh oknum tertentu atas program ini,’’ katanya, Jumat (15/3).

Data Pemkab Kudus menyebutkan, total 10.885 guru swasta yang menerima tunjangan ini, terdiri dari guru swasta 2.148 orang, tenaga honorer 3.391 orang, guru TPQ 3.047 orang, guru madrasah diniyah 2.148 orang dan dikonia 62 orang.

Masing-masing guru penerima, mendapatkan dana tunjangan Rp 1 juta per bulan. Tunjangan itu disalurkan lewat Bank Jateng Cabang Kudus selaku mitra Pemkab Kudus. ‘’Dari evaluasi ini kami juga ingin memantau apakah masih ada guru belum terakomodasi. Jika memang ada, akan diusulkan lewat APBD Perubahan 2019,’’ katanya.

Tunjangan diharapkan bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya sehingga bisa turut menjaga stabilitas inflasi di Kudus. Program itu sejatinya untuk mewujudkan tenaga pendidik berkualitas. ‘’Selain tunjangan, Pemkab Kudus juga memberikan pelatihan terhadap guru di Pusat Belajar Guru yang sudah mulai digunakan,’’ katanya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kudus Dedhy Prayogo mengapresiasi realisasi janji tunjangan Rp 1 juta per bulan untuk guru swasta. Namun, di luar guru swasta, banyak tenaga kependidikan yang mengabdi bertahun-tahun. ‘’Kami berharap mereka juga mendapat tunjangan serupa. Banyak yang sudah mengadu langsung ke saya menanyakan kapan mendapatkan tunjangan tersebut,’’ katanya.


(Saiful Annas/CN26/SM Network)