• KANAL BERITA

Klego Bebas Kumuh Tahun Ini

Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz meneken prasasti peresmian Gedung Kantor Kelurahan Klego, Jumat (15/3). (suaramerdeka.com/Tria Purwadi)
Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz meneken prasasti peresmian Gedung Kantor Kelurahan Klego, Jumat (15/3). (suaramerdeka.com/Tria Purwadi)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Kelurahan Klego, salah satu wilayah miskin dan kumuh, ditargetkan bebas kumuh tahun ini. Pemkot Pekalongan menyiapkan dana Rp 1,3 miliar untuk pembangunan jalan dan saluran dalam rangka mengatasi wilayah kumuh Klego.

‘’Dengan adanya beberapa proyek bangunan senilai Rp 1,3 miliar, diharapkan bisa mengentaskan dari wilayah kumuh,’’ kata Wali  Kota Pekalongan, Saelany Machfudz, usai meresmikan Gedung Kantor Kelurahan Klego , Jumat (15/3).

Dalam rangka menyambut peresmian kantor itu, Lurah Klego Muhammad Farid mengajak masyarakat menggelar pawai dimeriahkan drumd band Al Irsyad. Lurah juga memotivasi masyarakat memberikan hadiah undian kepada  undangan.

Menurut Saelany dana Rp 1,3 miliar sebagian  besar untuk pembangunan jalan dan saluran di wilayah Klego dalam rangka mengatasi wilayah kumuh. Anggaran itu muncul dari dana pokok pikiran (pokir) melalui DPRD dan perencanaan Pemkot  sehingga diharapkan bisa membebaskan dari wilayah kumuh.

Wali Kota berpesan kepada masyarakat ikut melakukan pengawasan pembangunan tersebut.

‘’Uang yang digunakan untuk membangun itu adalah uang rakyat dan bukan uang pribadi. Karena itu, masyarakat harus ikut melakukan pengawasan sehingga pembangunan itu selesai sesuai dengan yang diharapkan,’’ katanya.

Mengenai bangunan kantor, Wali Kota menilai cukup megah, seperti kantor bank.

‘’Ini inovasi dan kreasi dalam membangun. Sebab bangunan kantor kelurahan sebelumnya dianggap sempit ternyata bisa dibangun berupa bangunan lantai dua yang megah’’ katanya.

Lurah Klego, Muhammad Farid mengatakan sebelum dibangun, Kantor Kelurahan ini akan dialihkan ke sebelah barat Kantor Dishub Kota Pekalongan di Jalan Seruni. Namun, lokasinya itu tidak strategis sehingga rencana pemindahan kantor itu dibatalkan.

Perangkat kelurahan justru memilih di kantor lama yang lokasinya lebih strategis dalam memberikan pelayanan masyarakat. Proses pembangunan dimulai sejak 24 Desember 2018 dan diresmikan Wali Kota, Jumat (15/3).


(Trias Purwadi/CN42/SM Network)