• KANAL BERITA

Kenalkan Museum Kebangkitan Nasional lewat Pameran Keliling

SEJARAH BOEDI OETOMO: Sejumlah siswi SMK di Kabupaten Banyumas mengamati tulisan deskripsi tentang sejarah berdirinya berdirinya organisasi Boedi Oetomo dalam pameran keliling yang digelar Museum Kebangkitan Nasional di rumah dinas eks-Bakorwil III Banyumas di Purwokerto, Jumat (15/3) ini.(Foto suaramerdeka.com/Budi Setyawan)
SEJARAH BOEDI OETOMO: Sejumlah siswi SMK di Kabupaten Banyumas mengamati tulisan deskripsi tentang sejarah berdirinya berdirinya organisasi Boedi Oetomo dalam pameran keliling yang digelar Museum Kebangkitan Nasional di rumah dinas eks-Bakorwil III Banyumas di Purwokerto, Jumat (15/3) ini.(Foto suaramerdeka.com/Budi Setyawan)

PURWOKERTO, suaramerdeka.com - Setyani Indah Wulandari (16) tampak serius membaca tulisan deskripsi tentang sejarah berdirinya Boedi Oetomo yang terpajang di aula rumah dinas eks Bakorwil III Banyumas di Purwokerto, Jumat (15/3) ini.

Bersama dengan sejumlah teman satu sekolah, gadis berjilbab dari sebuah SMK swasta di Purwokerto ini melihat sejumlah koleksi yang dipamerkan dalam kegiatan pameran keliling yang digelar Museum Kebangkitan Nasional.

''Dengan mengunjungi pameran keliling dari Museum Kebangkitan Nasional ini, setidaknya bisa menambah pengetahuan tentang sejarah bangsa Indonesia, sekaligus keberadaan dari Museum Kebangkitan Nasional,'' ungkapnya.

Di pameran keliling yang berlangsung Senin (11/3)-Sabtu (16/3) tersebut, para pengunjung yang sebagian besar siswa dan guru pendamping bisa mengetahui sejarah tentang masa kebangkitan nasional, yakni masa dimana bangkitnya semangat persatuan, kesatuan dan nasionalisme, serta semangat bangsa Indonesia untuk membebaskan diri dari belenggu penjajahan.

Dalam pameran keliling itu, pengunjung juga dapat mengetahui tentang sejarah berdirinya organisasi Boedi Oetomo, sejarah pahlawan perintis kemerdekaan, pejuang kemerdekaan dan lain sebagainya.

Ketua Rombongan Museum Kebangkitan Nasional, Yeyen Sutiani mengatakan, pada dasarnya kegiatan pameran keliling ini bertujuan untuk mempromosikan atau memberikan edukasi kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda tentang sejarah bangsa Indonesia.

''Ini sesuai pula dengan tugas dan fungsi dari Museum Kebangkitan Nasional, yakni memberikan edukasi, bimbingan dan pelayanan kepada masyarakat luas,'' ujar dia di sela-sela memberikan penjelasan kepada para pengunjung yang datang.

Kegiatan museum keliling atau pameran keliling ini merupakan kegiatan rutin tahunan untuk memberikan wawasan tentang kesejarahan kepada generasi muda agar mereka mengenal sejarah bangsa Indonesia, sekaligus mengenalkan keberadaan Museum Kebangkitan Nasional.

''Para generasi muda perlu diingatkan kembali tentang bagaimana para pahlawan berjuang dalam memperebutkan kemerdekaan bangsa Indonesia,'' terang dia.

Menurutnya, kegiatan pameran keliling ini akan dijadikan sebagai kegiatan rutin tahunan.  Bahkan tahun ini, ada sejumlah daerah yang akan dijadikan sebagai lokasi museum keliling.

''Februari yang lalu, kami menggelar pameran keliling di Kepulauan Seribu.  Kemudian Maret ini kami menggelar di Purwokerto.  Berikutnya nanti pameran keliling di Jambi, Surabaya, Cirebon dan beberapa kota lainnya,'' tutur dia.

Museum Kebangkitan Nasional juga menggelar pameran temporer di museum tersebut.  ''Biasanya pameran temporer berlangsung satu bulan, dua bulan atau bahkan hingga selama tiga bulan, tergantung situasi dan kondisi.  Namun untuk pameran keliling waktunya memang singkat, terkadang hanya lima hari atau paling lama sepuluh hari,'' pungkasnya.


(Budi Setyawan/CN19/SM Network)