• KANAL BERITA

Seniman, Budayawan dan Musisi Jogja Ajak Ayo Nyoblos

Aru Wulu dan kawan-kawan musisi Jogja saat memberikan keterangan 100% Indonesia Nyoblos. (Foto : suaramerdeka.com/Sugiarto)
Aru Wulu dan kawan-kawan musisi Jogja saat memberikan keterangan 100% Indonesia Nyoblos. (Foto : suaramerdeka.com/Sugiarto)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Sejumlah seniman, budayawan dan musisi Yogyakarta, bersama Komunitas Gayam 16 menggelar 100% Indonesia Nyoblos di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Jumat (22/3). Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak generasi muda Indonesia dan Kota Pendidikan, menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 17 April 2019 mendatang. 

Menurut Ari Wulu, Program Director Komunitas Gayam 16 Yogyakarta yang ditunjukkan untuk melaksanakan kegiatan tersebut mengatakan, 100% Indonesia Nyoblos ingin mengajak generasi muda Indonesia dan Yogyakarta khususnya untuk menggunakan hak pilih dengan memberikan suaranya kepada calon-calon legislatif dan presiden sesuai keinginan mereka di Pemilu 2019.

Mengenai alasan mengapa anak-anak muda menjadi fokus di acara 100% Indonesia Nyoblos, lanjut Ari Wulu, karena menurut data DPT Pemilu 2019 dari KPU, jumlah warga negara Indonesia yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebesar 152,050,861.

Dari jumlah tersebut terdapat sekitar 17,501,278 pemilih muda berusia kurang dari 20 tahun, dan 42,843,792 pemilih berusia 21–30 tahun. Artinya, nyaris separuh pemilih yang diharapkan memberikan suara pada Pemilu 2019 mendatang berasal dari kalangan muda.

''Akan sangat disayangkan apabila potensi suara sebesar itu, yang memiliki pengaruh besar terhadap sistem politik kenegaraan, terbuang sia-sia hanya karena ketidakpedulian atau ketidakpahaman para muda yang kebanyakan mereka juga adalah pemilih pemula,'' ujar Ari Wulu, yang juga sebagai Ketua Panitia 100% Indonesia Nyoblos di Yogyakarta, kemarin.

Untuk itu, 100% Indonesia Nyoblos akan diselenggarakan mulai pukul 15.00 WIB hingga 23.00 WIB. Acara ini dikemas dalam bentuk berbagai kegiatan dan aktivitas dari dan untuk para muda. 

Antara lain lokakarya oleh Lifepatch dan Jogja Creatype; gelar wicara dengan narasumber Marzuki Mohamad, Heruwa, dan Farid Stevy; kemudian sebagai puncak acara digelar konser musik dengan menampilkan Shaggydog, Jogja Hiphop Foundation, FSTVLST, Bravesboy, NDX, dan Rakitikar.

Acara ini terbuka untuk siapapun yang ikut mendukung kampanye. Untuk bisa mengikuti acara ini, cukup mengisi petisi 100% in Indonesia Nyoblos di http://bit.ly/100perseninjgja  kemudian menyimpan screen capture bukti telah mengisi petisi tersebut sebagai tanda masuk.

Dijelaskan, We The Youth adalah gerakan yang mendorong orang muda untuk menjadi generasi peduli, berinisiatif, dan pelaku perubahan di berbagai aspek kehidupan. Tujuannya, menciptakan generasi muda peduli sosial dan peduli isu-isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Menghadirkan ruang diskusi bagi kegiatan kepemudaan bersama seluruh stakeholders, mulai dari para pengambil kebijakan hingga organisasi orang muda lain yang bertujuan menciptakan perubahan bagi orang muda ke arah yang lebih baik.

Mendorong orang muda, untuk berani dan aktif berkontribusi di segala tingkatan serta tidak anti terhadap sistem yang berlaku di berbagai aspek kehidupan. Dengan nara sumber Ratu Dyah Ayu Widyasari, Executive Director We The Youth, Ari Wulu, Program Director Komunitas Gayam 16.


(Sugiarto/CN19/SM Network)