• KANAL BERITA

Warga Khawatir EWS Jembatan Bacem Tidak Berbunyi

DIPERBAIKI : Petugas Perum Jasa Tirta 1 tengah memperbaiki alat Early Warning System (EWS) di Jembata Bacem Kecamatan Grogol.   (suaramerdeka.com / Ari Welianto)
DIPERBAIKI : Petugas Perum Jasa Tirta 1 tengah memperbaiki alat Early Warning System (EWS) di Jembata Bacem Kecamatan Grogol. (suaramerdeka.com / Ari Welianto)

SUKOHARJO, suaramerdeka.com -  Perum Jasa Tirta (PJT) 1 Wilayah Sungai Bengawan Solo memperbaiki alat Early Warning Sistem (EWS) yang rusak di Jembatan Bacem, Kecamatan Grogol. Warga khawatir alat itu tidak berfungsi saat ketinggian air Sungai Bengawan Solo meningkat.

‘’EWS Jembatan Bacem yang rusak kita perbaiki supaya bisa berfungsi untuk memberikan peringatan ke warga,’’ terang Kepala Sub Divisi Jasa Air dan Sumber Air (ASA) Perum Jasa Tirta 1, Didit Priambodo, Kamis (14/3).

Menurut informasi EWS di Jembatan Bacem kabel hilang, sehingga tidak bunyi saat ketinggian air sudah mencapai warna hijau, kuning dan merah. Alat itu penting untuk memberikan peringatan dini kondisi air ke warga, karena banjir itu datangnya tidak bisa diprediksi baik pagi atau malam.

‘’Alat ini sangat penting dan dipasang di lokasi rawan banjir, jadi warga bisa persiapan untuk mengungsi. Untuk perbaikan memang rutin dilakukan, biasanya saat masuk musim penghujan ada pemeliharaan buat mengecek apakah berfungsi atau tidak,’’ ungkap dia.

Di Sungai Bengawan Solo terdapat 11 EWS.Sejauh ini belum ada rencana penambahan, kalau ada usulan dari warga akan dipertimbangkan. ‘’Kalau dari hulu sampai hilir jumlahnya lebih dari itu, tapi itu sudah beda divisi. Sejauh ini belum ada pengajuan dari warga soal penambahan EWS.’’

Salah satu petugas, Fandi Setyo mengatakan warga khawatir saat air mencapai warna kuning tidak bunyi. Setelah dicek ternyata kabelnya hilang, akhirnya diperbaiki. ‘’Sempat dikeluhkan warga, karena tidak bunyi. Sangat disayangkan komponen penting itu hilang,’’  kata dia.

Untuk di lokasi lain masih aman dan berfungsi. Dia berharap warga ikut mengawasi jika ada kerusakan langsung melaporkan agar bisa segera diperbaiki. ‘’Laporan yang kami terimas hanya di Bacem saja. Kalau perawatan rutin sudah rutin dilakukan, jadi benar-benar berfungsi saat kondisi air tinggi,’’ katanya


(Ari Welianto/CN26/SM Network)