• KANAL BERITA

Rumah Susun Mangkubumen Hampir Rampung

RUMAH SUSUN : Pembangunan rumah susun Mangkubumen sudah memasuki tahap penyelesaian akhir. (suaramerdeka.com / Agustinus Ariawan)
RUMAH SUSUN : Pembangunan rumah susun Mangkubumen sudah memasuki tahap penyelesaian akhir. (suaramerdeka.com / Agustinus Ariawan)

SOLO, suaramerdeka.com – Progres pembangunan rumah susun Mangkubumen memasuki tahap penyelesaian akhir, berupa perapian bangunan utama dan penataan halaman. Pekan depan diharapkan sejumlah mebeler siap ditempatkan di hunian bertingkat tersebut.

"Kami tinggal melakukan perapian dan penataan halaman. Rencana minggu ini atau minggu depan mebeler sudah masuk," kata manager proyek pendirian rumah susun Mangkubumen, Gatut Bramantyo, Kamis (14/3).

Pekerjaan tahap akhir di antaranya perbaikan dinding-dinding dan pembersihan lokasi proyek dari sisa-sisa material. Pembangunan rumah susun tersebut sudah molor dari target awal. Semestinya bangunan berlantai lima tersebut rampung akhir tahun lalu. Lantaran terkendala jalur sempit untuk keluar masuk kendaraan proyek dan pengangkut material, proyek tersebut. "Kalau akhir-akhir ini kami hanya terkendala buruknya cuaca," kata dia.

Menurutnya, dalam waktu dekat bangunan tersebut bisa diserahterimakan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Rumah susun Mangkubumen guna menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Proyek pembangunannya ditangani kementerian, dengan anggaran Rp 22 miliar. Rumah susun tersebut berkapasitas 77 kamar, dengan ukuran masing-masing kamar setara rumah tipe 36.

"Kami tidak ingin terburu-buru dan berharap rumah susun itu diserahterimakan kepada Pemkot dalam keadaan beres. Jangan sampai masih ditemukan kekurangan di bagian konstruksi, atau cacat lainnya," tegas Kepala UPT Rumah Sewa Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperum KPP) Iswan Fitradias Pengasuh.

Meski demikian Iswan tetap berharap, rumah susun Mangkubumen bisa beroperasi bersamaan dengan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Mojosongo Blok C dan D. "Kalau progresnya sejajar Rusunawa Mojosongo, akan semakin banyak alternatif yang bisa kami tawarkan kepada MBR yang masuk daftar antrean," jelasnya


(Agustinus Ariawan/CN26/SM Network)