• KANAL BERITA

Pintu Tol Sragen Timur Dibangun di Sonorejo

Foto: suaramerdeka.com / Basuni Hariwoto
Foto: suaramerdeka.com / Basuni Hariwoto

SRAGEN, suaramerdeka.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Marija mengatakan gerbang tol tambahan di wilayah Sragen Timur akan dibangun di Sonorejo, Desa Bedoro, Kecamatan Sambungmacan. Gerbang tol Sragen Timur itu bakal melengkapi interchange (IC) atau simpang susun (SS) yang sudah ada sebelumnya. Yakni SS Sragen di kawasan Pungkruk, Desa Sidoharjo dan Jetak, kecamatan Sidoharjo.

‘’Saat ini masih dalam proses pembebasan tanah, salah satunya untuk pembangunan gerbang tol Sragen Timur di Sonorejo, Sambungmacan,’’  kata Marija di Pendapa Sumanegaran, Kompleks Rumah Dinas Bupati Sragen, Kamis (14/3).

Dia mengatakan pembangunan gerbang tol Sragen Timur selesai tahun ini dan keberadaannya bisa mengembangkan kawasan-kawasan di sekitarnya. Apalagi letak SS Sragen Timur itu juga dekat dengan wilayah Kabupaten Ngawi, sehingga kendaraan dari Ngawi dan daerah sekitarnya bisa masuk atau keluar di tempat itu.

Sebelumnya,  Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sragen Agus Purnomo menyampaikan, sudah membentuk tim baru pembebasan lahan dan melakukan sosialisasi, terkait rencana pembebasan lahan tambahan tol Soker.

Pada pembebasan lahan tahap ketiga ini membutuhkan lahan 18 hektare. Lahan tersebut untuk keperluan pembangunan SS Sragen Timur di wilayah Kecamatan Sambungmacan, saluran serta perluasan rest area atau tempat istirahat KM 538 di Ngrampal. ‘’Tahun ini pembangunannya diharapkan semuanya sudah selesai,’’ kata Agus, yang juga Ketua Panitia Pembebasan Lahan Kabupaten Sragen tersebut.

Dari sekitar 18 hektare, lahan terbanyak untuk pembangunan SS Sragen Timur seluas 11 hektare dan sisanya untuk saluran dan perluasan rest area atau tempat istirahat yang ada di KM 538 Ngrampal di Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal.

BPN sudah mengeluarkan surat untuk penunjukan appraisal atau penilai, untuk menaksir harga tanah. "Langkah yang sudah kami lakukan sejauh itu. Membentuk tim baru, menunjuk tim appraisal dan sosialisasi. Tahun ini harus selesai semuanya,’’ tegas Agus.


(Basuni Hariwoto/CN26/SM Network)