• KANAL BERITA

Patung Kereta Kuda Akan Diganti Tugu Adipura

PATUNG KERETA : Patung kereta kuda Ratu Kencana Sari di Krisak, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Kamis (14/3).  (Foto: suaramerdeka.com/Khalid Yogi)
PATUNG KERETA : Patung kereta kuda Ratu Kencana Sari di Krisak, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Kamis (14/3). (Foto: suaramerdeka.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka.com - Pemkab Wonogiri berencana membongkar patung kereta kuda Kanjeng Ratu Kencana Sari di perempatan Krisak, Kecamatan Selogiri. Selanjutnya diganti dengan monumen atau tugu Adipura.  Proyek itu menelan anggaran Rp 1,3 miliar.

Asisten Sekda Wonogiri Bambang Haryadi didampingi Plt kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wonogiri Sri Wahyu Widayatto mengatakan, pihaknya akan membangun tugu Adipura sebagai monumen untuk menunjukkan prestasi Kabupaten Wonogiri.

"Tugu Adipura akan dibangun menggantikan patung kereta kuda Kanjeng Ratu Kencana Sari di Krisak," kata Bambang saat rapat pembahasan lokasi rencana pembangunan tugu Adipura di kantor DLH Wonogiri, Kamis (14/3).

Pihaknya menghimpun masukan dari berbagai pihak terkait rencana pembangunan monumen tersebut dengan mengundang tokoh masyarakat, budayawan, dan dinas/instansi terkait.

Pranoto, mantan pejabat Pemkab Wonogiri menceritakan  taman di dekat perempatan Krisak itu dibangun sejak masa pemerintahan Bupati Oemarsono (1985-1995) dan Bupati Begug Poernomosidi (2000-2010).

Sebuah monumen bertuliskan "Eka Daya Wilaga" dibangun saat Bupati Oemarsono. Pembangunan monumen "Eka Daya Wilaga" itu dilaksanakan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Namun, pembangunan patung kereta kuda Kanjeng Ratu Kencana Sari saat Bupati Begug Purnomosidi tidak melalui RPJMD. Oleh karenanya, pemugaran patung itu tidak akan menjadi masalah. "Patung Kencana Sari menurut saya lebih tepat jika diletakkan di dekat pantai selatan," katanya.


(Khalid Yogi/CN41/SM Network)