• KANAL BERITA

Pilkades Serentak Tahap I Digelar 16 Juni

SERAHKAN STEMPEL DESA : Kades purnatugas Maskur Ahmad Sunu menyerahkan stempel desa kepada penjabat kades Katub dalam acara serah terima jabatan kades di Kantor Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, Brebes. (Foto: suaramerdeka.com/Teguh Inpras)
SERAHKAN STEMPEL DESA : Kades purnatugas Maskur Ahmad Sunu menyerahkan stempel desa kepada penjabat kades Katub dalam acara serah terima jabatan kades di Kantor Desa Wanatirta, Kecamatan Paguyangan, Brebes. (Foto: suaramerdeka.com/Teguh Inpras)

BUMIAYU, suaramerdeka.com - Pilkades gelombang pertama tahun 2019 di Kabupaten Brebes akan dilaksanakan 16 Juni mendatang melibatkan 148 desa. Penjabat kades diminta mempersiapkan diri karena tahapan dimulai pada pertengahan Maret ini.

"Sesuai jadwal, 21-23 Maret sudah harus terbentuk panitia pilkades," ujarnya Camat Paguyangan Darto saat menghadiri serah terima jabatan Kades Wanatirta dari Maskur Ahmad Sunu yang purnatugas ke Penjabat Kades Katub, di Kantor Desa Wanatirta, Kamis (14/3) siang.

Sementara di Kecamatan Paguyangan ada 7 desa akan mengelar pilkades pada 16 Juni mendatang. Yakni Pandansari, Kretek, Taraban, Pagojengan, Wanatirta, Winduaji dan Cipetung.

Selanjutnya, masa pendaftaran bakal calon kades 31 Maret - 8 April. Calon kades, lanjutnya, minimal berjumlah 2 orang dan maksimal 5 orang.  Jika kurang dari 2 orang, masa pendaftaran bakal calon kades akan diperpanjang.

Sebaliknya jika jumlahnya lebih dari 5 orang maka akan dilakukan seleksi oleh tim kabupaten."Pendaftaran pilkades ini gratis," ujarnya.

Adapun sumber pembiayaan Pilkades berasal dari APBD Kabupaten Brebes. Bantuan APBD tersebut hanya untuk kegiatan utama seperti pengadaan surat suara, surat undangan, bilik suara, honorarium panitia dan biaya pelantikan kades.

"Sedangkan untuk kegiatan penunjang seperti perjalanan dinas panitia, rapat dan sosialisasi dibantu dengan bantuan keuangan dari APBDes masing-masing desa," ujarnya.

Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Wanatirta Mardiyanto memastikan panitia pilkades akan terbentuk sesuai dengan jadwal. Saat ini sudah mulai penyusunan peraturan desa tentang pilkades," kata dia.

Menurutnya, minat warga menjadi kades cukup tinggi, lantaran pendaftaran gratis dan penghasilan kades terus meningkat."Sudah ada beberapa warga yang berminat nyalon pilkades," ujarnya.


(Teguh Inpras Tribowo/CN41/SM Network)