• KANAL BERITA

Bawa Pedang, Warga Arjowinangun Ngamuk di Warung Kelontong

BAWA PEDANG: Lelaki bernama Soim warga Desa Arjowinangun membawa parang melakukan perusakan di warung kelontong di dekat Pasar Bocor, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen. (suaramerdeka.com/Dok)
BAWA PEDANG: Lelaki bernama Soim warga Desa Arjowinangun membawa parang melakukan perusakan di warung kelontong di dekat Pasar Bocor, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen. (suaramerdeka.com/Dok)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Desa Bocor, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen, Senin (4/3) malam dibikin heboh oleh seorang warga yang mengamuk. Lelaki yang diketahui bernama Soim warga Desa Arjowinangun, melakukan perusakan di warung kelontong milik Siti yang berada di dekat Pasar Bocor.

Peristiwa itu terjadi pukul 20.30. Menurut keterangan pemilik warung, tanpa sebab yang jelas tiba-tiba pelaku marah-marah sambil mengayunkan pedang dan memecah botol bensin dagangannya.

Warga yang berada di lokasi yang berani mengentikan keributan tersebut lantaran pelaku membawa senjata tajam berupa pedang. 

Anggota jaga Polsek Buluspesantren yang mendapatkan laporan mendatangi lokasi kejadian. Karena pelaku membawa senjata tajam, anggota polisi mengatur strategi untuk mengamankan pelaku. Hal ini guna mencegah  timbulnya korban luka maupun jiwa.

Aiptu Mualim dengan tenang berpura-pura mengajak Soim mengobrol. Sedangkan rekan yang lain bersiaga untuk menyergap. 

Di saat Soim lengah, dua orang anggota polisi menyergap Soim dan mengamankan senjata tajam berupa pedang panjang dari tangannya. Setelah Soim tidak memberontak lagi, petugas itu pun membawanya ke Mapolsek Buluspesantren.

Gangguan Jiwa

Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede melalui Kasubbag Humas AKP Suparno membenarkan peristiwa itu. Dari hasil keterangan sejumlah saksi, pelaku diketahu mengalami gangguan jiwa. 

"Saat ini pelaku sudah dikembalikan kepada keluarganya untuk mendapatkan perawatan kejiwaan," ujar AKBP Robertho Pardede.

Lebih lanjut, Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Suparno mengimbau kepada masyarakat yang kebetulan merasa keluarganya sedang mengalami depresi atau gangguan kejiwaan untuk segera membawa ke rumah sakit terdekat.

"Di Kebumen sekarang ada Puskesmas yang khusus menerima pasien orang dengan gangguan kejiwaan yaitu di Puskesmas Pejagoan." kata AKP Suparno.


(Supriyanto/CN39/SM Network)