• KANAL BERITA

Patra Jasa Dan Pemkot Yogyakarta, Kembangkan Kawasan Pariwisata dan Ekonomi 

Wali Kota Yogyakarta, H Haryadi Suyuti (kiri) dan PJ Direktur Utama PT Patra Jasa, Hari Tjahya Wibowo (kanan). (suaramerdeka..com/Sugiarto)
Wali Kota Yogyakarta, H Haryadi Suyuti (kiri) dan PJ Direktur Utama PT Patra Jasa, Hari Tjahya Wibowo (kanan). (suaramerdeka..com/Sugiarto)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Untuk mengembangkan kawasan Pariwisata dan Ekonomi Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bekerjasama dengan PT Patra Jasa mengembangkan kawasan Baciro sebagai pusat bisnis terintegrasi.

PT Patra Jasa, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang memiliki unit bisnis Property & Development menangkap kesempatan ini sebagai salah satu potensi bisnis yang baik untuk pengembangan kawasan.

Menurut PJ Direktur Utama PT Patra Jasa, Hari Tjahya Wibowo, kawasan seluas 3,9 hektar di kawasan Baciro ini dibangun dengan tujuan untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi, sesuai dengan visi Kota Yogyakarta.

Yaitu, 'Meneguhkan Kota Yogyakarta sebagai kota nyaman huni dan pusat pelayanan jasa yang berdaya saing kuat untuk keberdayaan masyarakat dengan berpijak pada nilai keistimewaan'.

''Saya pikir ini kerjasama yang baik, kami akan melakukan pengembangan pariwisata dan ekonomi sesuai visi Kota Yogyakarta,'' kata Hari Tjahya Wibowo usai menandatangani naskah kerjasama di Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, Jumat (22/2).

Penandatanganan dilakukan oleh Walikota Yogyakarta, H Haryadi Suyuti dan PJ Direktur Utama PT Patra Jasa, Hari Tjahya Wibowo, dengan disaksikan Direktur Manajemen Aset PT Pertamina (Persero) M Haryo Yunianto.

Melihat peluang diatas, lanjut Hari Tjahya Wibowo, PT Patra Jasa bersama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta telah menandatangani Naskah Kesepakatan Bersama Pengembangan Kawasan Pariwisata dan Ekonomi. 

Patra Jasa akan mengembangkan kawasan dengan membangun Convention Centre yang akan digunakan untuk layanan MICE (Meeting/Pertemuan, Incentive/Insentif, Convention/ Konvensi dan Exhibition/Pameran), Hotel dan Komersial Area serta pusat ekonomi kreatif bagi pengembangan UMKM.

Convention Centre tersebut, lanjut dia, akan menjadi yang terbesar di Yogyakarta dengan kapasitas hingga 3000 orang. Dengan adanya pengembangan kawasan terpadu tersebut, diharapkan dapat menarik minat kunjungan wisatawan lokal hingga mancanegara, serta untuk mengembangkan berbagai macam kesepakatan bisnis.

Dikatakan, kerjasama antara PT Patra Jasa dengan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam membangun kawasan ini utamanya pembangunan Sentra Ekonomi Kreatif diharapkan menjadi wadah bagi proses pengembangan seni dan budaya masyarakat Yogyakarta dan menjadi destinasi wisata baru bagi wisatawan. 

''Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Yogyakarta, karena telah memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada Patra Jasa untuk dapat membangun kawasan bersama, yang diharapkan dapat menunjang pertumbuhan pariwisata dan perekomonian wilayah Kota Yogyakarta,'' katanya.


(Sugiarto/CN42/SM Network)