• KANAL BERITA

Mopi Keliling Kenalkan Dunia

Perpustakaan keliling beroperasi di halaman SMP Hasanuddin 10 Semarang, Senin (18/2). (suaramerdeka.com/Pamungkas Suci Ashadi)
Perpustakaan keliling beroperasi di halaman SMP Hasanuddin 10 Semarang, Senin (18/2). (suaramerdeka.com/Pamungkas Suci Ashadi)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Meningkatkan minat baca anak harus dirangsang sejak usia dini. Karena itu Tim KKN MIT-VII UIN Walisongo Semarang meluncurkan program perpustakaan keliling dengan menggunakan Mopi atau Motor Pintar, Senin (18/2). Kehadiran Mopi untuk menumbuhkan minat membaca sejak usia dini. Setiap hari Mopi beroperasi di Desa Sembungharjo. Ada pun tempat persinggahan Mopi untuk memberikan pelayanan perpustakaan keliling di antaranya, di SMP Hasanuddin 10 Semarang, masjid dan beberapa rumah warga.

Koordinator Pelayanan Perpustakaan Keliling, Muhammad Nada Muafaq mengatakan, buku merupakan jendela dunia dan awal perkenalan dengan dunia luas. Dengan membaca buku dari halaman ke halaman akan memperkaya wawasan. Selain itu, mendapat banyak informasi untuk menemukan keajaiban dunia. Keajaiban itu di antaranya sebuah motivasi untuk meraih kesuksesan. Karena dengan membaca buku banyak ditemukan kisah inspiratif mau pun kata-kata bijak, sehingga pembaca akan terdorong untuk meraih impian.

"Kami memiliki perhatian terhadap dunia pendidikan terutama bagi anak-anak usia dini dan remaja. Dengan adanya Mopi diharapkan anak-anak yang berada di SMP Hassanuddin 10 lebih berminat lagi dalam membaca. Karena itu, kami berupaya untuk menumbuhkan budaya membaca sejak dini agar kelak dimasa mendatang mereka sudah terbiasa membaca buku “ ujar Nada.

Sementara itu, Salah satu guru SMP Hasanuddin 10 Semarang, Umi Hanifah mengatakan, program perpustakaan keliling merupakan program pemerintah. Dengan banyak membaca akan memperkaya pengetahuan. Sedangkan pengetahuan untuk zaman sekarang merupakan bekal untuk menghadapi kompetisi yang ketat. Jika tidak diimbangi dengan membaca buku maka akan banyak ketinggalan informasi. Kalau ketinggalan informasi bagaimana mungkin akan dapat memenangkan sebuah kompetisi.

Selain itu, dengan membaca buku dapat meningkatkan dan memperbaiki kualitas hidup, dapat mempengaruhi emosi, pemikiran dan sikap yang berpengaruh terhadap kesuksesan. Umi berharap dengan adanya perpustakaan keliling, minat membaca anak akan lebih tinggi. Tentu perlu dukungan dari pemerintah agar menyediakan buku yang bervariasi dan lebih berkembang.

"Program yang sangat bagus, karena anak-anak dapat membaca lagi literasi karena buku dari perpustakaan keliling boleh dipinjam dan dibawa pulang. Selain itu, ketika istirahat anak-anak dapat menyempatkan membaca buku, sehingga waktunya bermanfaat," ujarnya.


(Pamungkas Ashadi/CN40/SM Network)