• KANAL BERITA

Rawan Kecelakaan, Pertigaan Pasar Mijen Perlu Dipasang Rambu

MENYEBERANG JALAN: Pengendara motor menyeberang jalan di pertigaan Pasar Mijen Semarang yang belum ada rambu lalu lintas. (suaramerdeka.com/ Pamungkas Suci Ashadi)
MENYEBERANG JALAN: Pengendara motor menyeberang jalan di pertigaan Pasar Mijen Semarang yang belum ada rambu lalu lintas. (suaramerdeka.com/ Pamungkas Suci Ashadi)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pertigaan Pasar Mijen Semarang rawan terjadi kecelakaan. Lokasi pertigaan itu, setiap hari ramai kendaraan lalu lalang dari Boja ke Ngaliyan dan sebaliknya.

Biasanya kondisi ramai ketika pagi dan sore. Ketika pagi, merupakan jam sibuk untuk berangkat sekolah dan bekerja. Sedangkan sore banyak pengendara pulang kerja. Karena itu, perlu dipasang rambu lalu lintas di pertigaan Pasar Mijen, demi tercipta keamanan dan kenyamanan berlalu lintas.

Hal tersebut diungkapkan Basuki Utomo warga Perumahan Griya Mijen Semarang, Rabu (20/2). Basuki menceritakan, bahwa kondisi lalu lintas di pertigaan pasar dari arah Ngaliyan ke Boja rawan terjadi kecelakaan. Pasalnya jalan tersebut menikung dan menanjak.

Biasanya banyak pengendara melaju dengan cepat dari arah Boja ke Ngaliyan. Padahal pada tikungan tersebut banyak orang yang menyeberang dan tidak terlihat dari jalan yang menikung itu.

"Sangat miris melihat anak-anak kecil ketika menyeberang jalan tersebut. Kadang banyak mobil dan motor tergesa untuk melaju dengan kencang dan membahayakan bagi keselamatan anak maupun orang yang menyeberang. Maka sebagai upaya agar tidak terjadi kecelakaan, alangkah baiknya supaya di pertigaan Pasar Mijen rambu. Mohon pihak terkait untuk memperhatikan hal tersebut" ujarnya.

Dapatkan perlengkapan otomotif terbaru dan original di sini

Sementara itu, Akhmad Rafiudin, penjual soto di Pasar Mijen mengatakan, kondisi pertigaan pasar ramai ketika pagi. Banyak pengendara tidak sabar untuk melaju.

Sering dirinya menjumpai terjadi kecelakaan ringan. Dia menceritakan, ketika itu ada pengendara motor yang hendak menyeberang. Karena tidak sabar, akhirnya pengendara dari arah Boja ke Ngaliyan ngerem motor mendadak dan terjatuh. Kecelakaan tersebut mengakibatkan luka ringan karena tabrakan tidak begitu keras.

Kemudian, lanjut dia, ketika musim hujan juga sering terjadi kecelakaan ringan dikarenakan rem mendadak dan terjatuh. Banyak mobil, sepeda motor, dan angkot yang berlalu lalang di pertigaan yang tak ada rambu lalu lintas tersebut. Hal tersebut mengakibatkan para pengendara tidak tertib berlalu lintas.


(Pamungkas Ashadi/CN33/SM Network)