• KANAL BERITA

Waspada, Teror Pembakaran Kendaraan Masuk Temanggung

TEMANGGUNG, suaramerdeka.com - Warga masyarakat di seluruh wilayah Temanggung harus meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, aksi teror pihak tak bertanggung jawab yang melakukan pembakaran kendaraan baik mobil dan motor di sejumlah wilayah Jawa Tengah, saat ini sudah beralih di Temanggung. Kasus terbaru, aksi pembakaran sepeda motor terjadi di Dusun Kalisalam, Desa Ketitang, Kecamatan Jumo, Temanggung, Senin (18/2) dini hari.

Informasi yang dihimpun di lapangan, terdapat dua sepeda motor milik Sungkono (53) warga Dusun Kalisalam RT 02 RW 05 Desa Ketitang, Kecamatan Jumo, hangus dibakar oleh orang tidak dikenal. Sepeda motor yang terbakar antara lain Yamaha Cripton  tanpa nomor polisi dan Suzuki Tornado bernomor polisi H 3807 MG. Beruntung, aksi pembakaran dua sepeda motor tersebut cepat diketahui pemiliknya.

Dikatakan, saat kejadian dua sepeda motornya terbakar, dirinya bersama keluarganya tengah berada di dalam rumah. Saat itu sekitar pukul 02.00, dirinya belum sepenuhnya terlelap dalam tidur, namun tiba-tiba mendengar suara benda terbakar di depan rumahnya. Kondisi saat itu, kedua sepeda motor miliknya memang sengaja diparkir di teras rumah. Namun, tak tahu menahu, dua sepeda motor tersebut tiba-tiba dibakar oleh orang tidak dikenal.

Saat mengetahui kondisi tersebut, pihaknya berusaha memadamkan api di kedua motornya. Ia sangat kaget, karena saat pertama kali melihat ada kobaran api di depan rumahnya, dirinya sangat tidak menyangka jika kobaran api tersebut berasal dari kedua sepeda motor miliknya yang diparkir di teras rumah. "Untung api yang membakar dua sepeda motor tersebut tidak merambat ke rumah saya, tapi kedua sepeda motor saya hangus terbakar," ujar Sungkono.

Atas kondisi itu, tentu pihaknya sangat kaget karena kobaran api dari kedua sepeda motornya cukup besar. Jadi pihaknya sempat khawatir jika api merambat ke rumahnya. Mengetahui kejadian kebakaran itu, pihaknya juga langsung membangunkan istrinya yakni Surati (43) dan anak menantunya Risman Suciyono (33) serta anaknya Rina Setiyanti (23) untuk memadamkan api yang membakar sepeda motor tersebut.

Dia menuturkan, api yang membakar kedua sepeda motor tersebut bisa dipadamkan sekitar pukul 02.30, namun dirinya masih merasa syok berat dengan kejadian tersebut. Dalam keseharian biasa, kata dia, dua sepeda motornya memang tidak pernah diparkirkan masuk ke rumah. "Meskipun kondisi api sudah padam, kami sekeluarga merasa syok dan terancam atas kejadian ini. Jadi paginya langsung saya laporkan ke Polsek Jumo," terang dia.

Atas hal tersebut, saat ini polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi. Pihak kepolisian juga masih menyelidiki kasus tersebut dan belum bisa memberikan keterangan terkait kebakaran dua sepeda motor tersebut. "Sementara masih didalami motif dan kasusnya, apakah sama dengan yang Semarang dan Kendal atau murni dendam dan lain-lain," ungkap Bripka Rozikan, selaku Paur Humas Subbag Humas Bagops Polres Temanggung.


(M Abdul Rohman/CN19/SM Network)