• KANAL BERITA

Kecanggihan Ilmu dan Teknologi Beri Ruang Perilaku Negatif

Komisi E DPRD Prov Jateng, Abdul Hamid (memegang mike, no 2 dari kanan) sebagai pembicara di Diskusi Prime Topic Semarang. (suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo)
Komisi E DPRD Prov Jateng, Abdul Hamid (memegang mike, no 2 dari kanan) sebagai pembicara di Diskusi Prime Topic Semarang. (suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pada era globalisasi, lingkungan memiliki peran penting dalam tumbuh kembang manusia, khususnya anak-anak dan remaja. Seseorang bisa sangat mudah menemukan suasana yang dia suka sehingga memunculkan efek positif mau pun negatif. Remaja merupakan generasi yang paling rentan terhadap pengaruh negatif yang dapat menyebabkan dekadensi atau degradasi moral.

Pakai handphonemu untuk hal positif. Klik di sini untuk mendapatkan handphone/smartphone terbaik.

Gunakan komputer atau laptopmu untuk menghasilkan karya positif. Klik di sini untuk mendapatkan komputer & laptop terbaik.

Komisi E DPRD Prov Jateng, Abdul Hamid mengatakan, bahwa semakin canggih ilmu dan teknologi memberi ruang atau celah bagi remaja untuk berbuat negatif, seperti bullying dan lain-lain.

"Ini sudah jadi tren untuk menunjukkan eksistensi. Namun tidak semua yang melakukan negatif. Ada pula sisi positif. Soal positif dan negatif tergantung campur tangan pemerintah," kata Abdul Hamid, dalam Diskusi Prime Topic yang digelar MNC Trijaya FM Semarang, dengan tema: Degradasi Moral dan Kenakalan Remaja, di Hotel Gets Semarang, Selasa (19/2).

Abdul Hamid, kemudian memberi contoh kegiatan negatif di kalangan remaja. Misalnya gank motor, mereka saling berlomba menunjukkan eksistensi dan yang menyedihkan kemudian diupload ke media sosial. "Ini memberi contoh yang tidak baik bagi generasi muda lainnya," tandasnya.


(Nugroho Wahyu Utomo/CN40/SM Network)