• KANAL BERITA

Bangunan Heritage, Kantor Suara Merdeka di Kota Lama Dicat Wali Kota

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi didampingi Wawali Hevearita Gunaryanti Rahayu, Pj Sekda Kota Semarang Agus Riyanto, Direktur PT Propan Raya Yuwono Ismanto, dan CEO Suara Merdeka Network Kukrit SW saat simbolis mengecat dinding Kantor Suara Merdeka di Jalan Merak No 11A. (suaramerdeka.com/ Yulianto)
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi didampingi Wawali Hevearita Gunaryanti Rahayu, Pj Sekda Kota Semarang Agus Riyanto, Direktur PT Propan Raya Yuwono Ismanto, dan CEO Suara Merdeka Network Kukrit SW saat simbolis mengecat dinding Kantor Suara Merdeka di Jalan Merak No 11A. (suaramerdeka.com/ Yulianto)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi secara simbolis melakukan pengecatan dinding bangunan heritage Kantor Suara Merdeka di Jalan Merak nomor 11 A Kawasan Kota Lama Semarang, Senin (18/2).

Dalam acara tersebut, wali kota didampingi Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Pj Sekda Kota Semarang Agus Riyanto, Direktur PT Propan Raya Yuwono Ismanto, dan CEO Suara Merdeka Network Kukrit SW.

Selain itu, ikut juga bersama rombongan wali kota di antaranya Kepala OPD di lingkungan pemkot Semarang, Regional Retail Manager PT Propan Raya Femi Suharyono, Vice President Director Djarum Foundation FX Supanji, dan Direktur Perdagangan International (PPI) Yani Yarsah. Rombongan menumpang Bus Pariwisata Double Decker, Semarang Istimewa, Kotanya Enak Dipandang (Si Kuncung).

Kantor Suara Merdeka yang berada di Kawasan Kota Lama, merupakan salah-satu bangunan bersejarah yang ada di Kota Semarang. Sebelum digunakan Suara Merdeka pada tahun 1950, gedung itu merupakan kantor surat kabar Het Noorden milik Pemerintah Hindia Belanda.

Belanja hemat perlengkapan home & living di sini

Wali kota mengatakan, dalam sambutannya, mengatakan kegiatan ini adalah gebrakan PT Propan Raya melalui CSR-nya. PT Propan Raya membantu mempercantik bangunan heritage di Kawasan Kota Lama, salah satunya Kantor milik Suara Merdeka ini.

"Karena ada bangunan adalah aset private seperti Gedung Marba, Gereja Blenduk, dan lainnya sehingga kesulitan untuk make over bangunan di Kota Lama. Dan acara ini bisa ditiru oleh perusahaan cat lainnya. Sedangkan Gedung Merak ini, punya sejarah luar biasa. Pesan saya setelah dicat, nantinya tidak seperti bangunan cagar budaya aslinya,  tapi tambah kinclong," kata wali kota yang akrab disapa Hendi.

CEO Suara Merdeka Network, Kukrit SW mengucapkan terima kasih kepada PT Propan telah mempercantik eksterior kantor. Dengan semakin kinclongnya kawasan Kota Lama Semarang, akan membuat Semarang semakin hebat.

"Dalam hal ini Blbagi kami Suara Merdeka Network berkepentingan, kalau Semarang berkembang, dilirik banyak orang, investasi masuk, bisa membuka lapangan pekerjaan, dan masyarakat miliki daya beli. Sehingga kami sangat men-support program dari Pak Wali dan Bu Wakil," Katanya.

Ditambahkan CEO, bahwa Surat Kabar Suara Merdeka akan selalu menjadi bagian pemerintah kota Semarang untuk hal yang Positif. Sedangkan hal yang negatif bersama-sama untuk mencari solusinya. "Kami memiliki komitmen sampai 100 tahun nanti, akan menjadi patner solusi bagi masyarakat Jawa Tengah," imbuhnya.


(Yulianto/CN33/SM Network)