• KANAL BERITA

Selter Kerten Sempit, PKL Enggan Menempati

SELTER PKL: Salah satu Selter Kerten yang belum dimanfaatkan pedagang lantaran lokasi yang sempit dan belum dilengkapi fasilitas memadai, Selasa (12/2). (suaramerdeka.com/M Ilham Bakhtora)
SELTER PKL: Salah satu Selter Kerten yang belum dimanfaatkan pedagang lantaran lokasi yang sempit dan belum dilengkapi fasilitas memadai, Selasa (12/2). (suaramerdeka.com/M Ilham Bakhtora)

SOLO, suaramerdeka.com - Selter yang  dibangun Pemkot Sukarta untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Pisang, Kampung Kerten RT 3/ RW 14, Kelurahan Kerten, Laweyan Solo, dinilai terlalu sempit, sehingga pedagang enggan menempati fasilitas yang disediakan itu.

Selain sempit, pedagang mengaku fasilitas tidak lengkap. Selter itu dibangun di lokasi bekas tanaman pisang tersebut, tahun lalu. Rencananya untuk merelokasi PKL di Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Kerten, Laweyan.

‘’Namun pedagang enggan menempati lantaran lokasi yang sempit dan tak nyaman digunakan berjualan,’’ kata seorang pedagang, Satriawan, Selasa (12/2). Selter dibangun menggunakan APBD 2018 sebesar Rp 386,452 juta.

Koleksi Lengkap Fashion Pria Terbaru Cek di Sini

Menurut Satriawan dengan anggaran tersebut seharusnya pemkot membangun selter lebih lebar dari kondisi saat ini. Idealnya luas selter untuk masing-masing pedagang sedikitnya 3x3 meter, namun ukurannya hanya 2,5x2,5 meter.

‘’Lebar satu selter yang kami rasa kurang ini menjadi alasan tak layak ditempati. Selain itu beberapa lampu penerangan dan instalasi air kurang lengkap,’’ ujar dia.

Senada, pedagang di Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Wulandari, mengatakan keadaan selter begitu luas menjadi kendalanya saat menerima banyak pelanggan. Dia meminta Pemkot untuk memperlebar luas selter bagi pedagang-pedagang tersebut.

Koleksi Lengkap Fashion Wanita Terbaru Cek di Sini

Kabid PKL Dinas Perdagangan (Disdag) Surakarta, Didik Anggono menerangkan, selter Kerten tersebut masih dalam tahap penyelesaian akhir. Beberapa fasilitas masih perlu dilengkapi. Sesuai jadwal rencana kelanjutan pembangunan selter dilakukan mulai Februari hingga April mendatang.

‘’Selter belum seluruhnya selesai dibangun, kami bakal melanjutkan pembangunan selter tahun ini. Selama tiga bulan ke depan pembangunan dilanjutkan untuk menyelesaikan selter tersebut. Pembangunan selter dilanjutkan sampai ke utara menuju Jalan Jenderal Basuki Rahmat," kata dia.

Permintaan memperlebar selter, kata Didik, tak mungkin dilakukan, mengingat lokasi tak memadai. Selain itu selter sudah disesuaikan dengan perhitungan dan jumlah luas lahan di kawasan setempat.

"Luas selter tidak bisa diubah, lahan tidak mencukupi. Kami bakal memaksimalkan lahan. Selter agar dimanfaatkan PKL sebagai lokasi yang layak dan terlihat lebih rapi," ujar Didik. (M Ilham Baktora)


(M Ilham Baktora/CN39/SM Network)