• KANAL BERITA

Spesialis Curanmor Diamankan, Polisi Temukan 35 Motor Curian

GELAR PERKARA : Kapolres Pati AKBP Jon Wesly saat menunjukkan sejumlah barang bukti pencurian sepeda motor yang berhasil diungkap kemarin. (Foto: suaramerdeka.com/Beni Dewa)
GELAR PERKARA : Kapolres Pati AKBP Jon Wesly saat menunjukkan sejumlah barang bukti pencurian sepeda motor yang berhasil diungkap kemarin. (Foto: suaramerdeka.com/Beni Dewa)

PATI, suaramerdeka.com – Petugas kepolisian resor (Polres) Pati berhasil mengamankan spesialis pencurian kendaraan bermotor. Tak hanya mendapatkan tersangka polisi rupanya juga menemukan sedikitnya 35 sepeda motor yang menjadi barang bukti kejahatannya.

Tak hanya mengamankan Ahmad Nur Cahyo sebagai pemetiknya, petugas rupanya juga berhasil mengungkap dua orang penadah dari motor yang dicuri. Yakni Man Ulo dan Lek No.

Siapa sangka aksi kriminal pelaku terungkap akibat kecerobohannya sendiri. Kala itu pelaku berniat melakukan pencurian di Desa Bogotanjung, Kecamatan Gabus Kamis (31/1) lalu. Pelaku yang berhasil membobol motor Vixion rupanya justru meninggalkan sepeda motor mio miliknya.

Saat itu pelaku memang beraksi seorang diri. Diperkirakan motor milik pelaku akan diambil setelah berhasil membawa kabur motor Vixion curiannya. Untungnya, petugas berhasil terlebih dahulu menemukan kejanggalan itu.

Dari situlah petugas bergerak dan berhasil mengamankan pelaku. Saat diinterogasi pelaku pun mengamini jika telah melakukan aksi pencurian tersebut. Pengembangan pun kembali dilakukan, dari tersangka Cahyo tersebut petugas mendapatkan dua nama yakni Man Ulo dan Lek No.

Keduanya diduga yang menjadi penadah motor hasil curian. Tak tanggung-tanggung dari tangan Man Ulo ditemukan 28 motor curian dan dari Lek No didapati tujuh motor curian. Total ada 35 motor curian yang diamankan.

“Para pelaku ini rupanya merupakan spesialis dalam pencuri motor yang diparkir di pinggir sawah. Mereka memanfaatkan kelengahan petani yang meninggalkan motor di pematang atau di pinggir jalan,”terang Kapolres Pati AKBP Jon Wesly saat gelar perkara kemarin.

Melihat banyaknya barang bukti diakuinya aksi pelaku cukup besar. Terlebih dalam menjalankan aksi pelaku tidak hanya dari satu tempat melainkan sejumlah TKP di Kecamatan Sukolilo, Gabus, dan Tambakromo. “Kepada para penadah pelaku rupanya menjual motor curiannya antara kisaran Rp 1 hingga Rp 3,5 juta,”tambahnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Dengan pasal tersebut pelaku terancam hukuman pidana tujuh tahun penjara. “Saat ini kami masih memburu seorang pelaku lainnya yang masih buron,”tambahnya.

Cahyo alias Yoyok, tersangka pencurian sepeda motor saat dimintai keterangan awak media mengatakan pihaknya memang menjadikan motor yang ditinggal ke sawah sebagai sasarannya. Dia mengaku menggunakan modus merusak kunci motor dengan kunci T. “Untuk mengambil sepeda motor biasanya hanya butuh waktu lima menit,”ujarnya.


(Beni Dewa/CN41/SM Network)