• KANAL BERITA

Ganjar Anggap Pelaku Teror Pembakaran Mobil Orang Gila

Acara Mas Ganjar Menyapa di Puri Gedeh Semarang. (suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo)
Acara Mas Ganjar Menyapa di Puri Gedeh Semarang. (suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Aksi teror pembakaran mobil yang terjadi di kota Semarang, hingga Kabupaten Kendal, sempat membuat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo heran. Pasalnya, menurutnya, selama ini Jawa Tengah bebas dari teror.

"Saya justru sedang sibuk mengantisipasi Jawa Tengah dari teror demam berdarah dan bencana alam untuk saat ini. Lha ini ada teror yang lain," kata Ganjar, dalam acara Mas Ganjar Menyapa yang digelar MNC Trijaya FM Semarang, dengan tema: Siskamling Anti Teror, di Puri Gedeh Semarang, Selasa (12/2).

Ganjar menambahkan, agak sulit menyamakan teror pembakaran mobil dengan teror sebelumnya, macam kolor ijo atau ninja yang pernah terjadi di Banyumas. "Ketika masyarakat tidak tahu tentang teror ini, maka akan muncul anggapan bahwa ada yang sedang dimainkan. Sehingga yang melakukan teror ini anggap saja wong edan (orang gila)," ujar Ganjar.

Uniknya, lanjut Ganjar, teror ini terlatih dan tak ada bekas yang ditinggalkan, caranya tidak seragam, dari sisi waktu mengambil masyarakat tidur nyenyak, juga kawasan tak terjaga, yang dibakar terkesan sekenanya, serta memberi ketakutan, dan agar masyarakat menganggap ada teror.

"Kalau dikaitkan dengan pemilu, rasanya terlalu dini jika mengaitkan. Tetapi ini jadi sensitif karena dekat pemilu. Kita tunggu hasil penyelidikan, saya menduga kalau mereka tertangkap akan membuat alasan tidak bermutu lainnya," tambahnya.

 


(Nugroho Wahyu Utomo/CN19/SM Network)