• KANAL BERITA

Ganjar Ajak RSND dan Undip Edukasi Kesehatan ke Masyarakat

BERBINCANG: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berbincang dengan Prof Zainuri dan Prof Susilo di depan alat CT Scan sumbangan dari Pemprov Jawa Tengah untuk RSND.  (suaramerdeka.com / Puthut Ami Luhur)
BERBINCANG: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berbincang dengan Prof Zainuri dan Prof Susilo di depan alat CT Scan sumbangan dari Pemprov Jawa Tengah untuk RSND. (suaramerdeka.com / Puthut Ami Luhur)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ingin mengajak Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) dan Universitas Diponegoro (Undip), meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pencegahan penyakit. Hal itu disampaikannya saat menghadiri ulang tahun RSND ke-3 dan sekaligus launching CT Scan bantuan dari Pemprov Jawa Tengah.

"Kami ingin mengajak RSND dan Undip yang memiliki berbagai disiplin ilmu di fakultas-fakultas yang ada, mengajak masyarakat minimal hidup sehat karena selama ini masyarakat hanya diajari jika sakit berobat tetapi tidak bagaimana cara mencegahnya," kata Ganjar di RSND, Senin (11/2).

Masyarakat masih kata dia, juga perlu diberikan edukasi mengenai penyakit yang sedang diderita dan tahapan penanganannya sehingga ada kepastian. Selain juga dengan kemajuan teknologi dan peralatan yang canggih, RSND dapat melayani masyarakat dengan baik.

Ia berharap, dengan bantuan alat baru dapat melayani masyarakat lebih cepat dan baik serta ditunjang dengan sumber daya manusia yang bagus. "Hari ini RSND berusia tiga tahun dan sedang mencoba memenuhi sluruh peralatan yang canggih dengan harapan sebagai rumah sakit pendidikan, bisa mengajarkan dan melayani serta inovasi-inovasi yang diharapkan membantu masyarakat untuk menyelesaikan persoalan kesehatannya," tuturnya.

Wakil Rektor Undip Prof Dr Ir Muhamad Zainuri DEA menyampaikan bahwa rumah sakit ini telah mengalami akreditasi terbaik dengan keuntungan mencapai Rp 22 milyar selama tiga tahun ini. “Terima kasih kepada bapak gubernur telah memberikan hibah alat berupa CT Scan yang digunakan untuk menunjang  proses pendidikan dan layanan kesehatan khususnya jantung termasuk menjadi rumah sakit rujukan di Kota Semarang” kata Prof Zaenuri.

Direktur RSND Prof Dr Soesilo Wibowo dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan perhatian kepada RSND khususnya bidang pendidikan dan kesehatan. Prof Susilo mengatakan, bahwa Ct Scan 128 slice ini berbeda dengan alat CT Scan yang lain. Pasalnya CT Scan ini merupakan alat generasi terbaru. "Alat ini mampu memberi gambaran diagnostik lebih baik, terutama pemeriksaan organ bergerak, semisal jantung," terang Prof Susilo.

Ia berharap dengan adanya alat CT Scan terbaru ini semakin melengkapi peralatan yang ada di RSND Semarang. Saat ini di rumah sakit tersebut ada belasan layanan klinik. Di antaranya klinik umum, kesehatan anak, penyakit dalam, bedah, mata, THT, saraf, kulit dan kelamin, jantung dan lain-lain. Lebih lanjut, Prof Susilo menambahkan bahwa kegiatan lain dalam rangkaian dies natalis RSND yaitu seminar menuju lansia yang sehat dan bahagia yang diikuti 400 peserta.


(Puthut Ami Luhur/CN26/SM Network)